detikhealth

Sehat di Jalan Biar Tak Kecelakaan

Tanda-tanda Korban Kecelakaan Alami Gegar Otak

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Jumat, 26/04/2013 19:16 WIB
Tanda-tanda Korban Kecelakaan Alami Gegar OtakIlustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Salah satu cedera yang sering dialami korban kecelakaan lalu lintas adalah gegar otak yang dipicu oleh benturan di kepala. Gejalanya sangat beragam dan sangat tergantung oleh tingkatannya. Kenali, agar tidak salah mengambil tindakan.

"Geger otak dibagi 3 tingkatan dilihat dari tingkat kesadarannya pada 2 jam pertama. Geger otak ringan, sedang, berat," kata dr Rimawati Tedjasukmana, SpS, RPSGT, dokter spesialis saraf dari RS Medistra, saat dihubungi detikHealth, Jumat (26/4/2013).

Gegar otak dikatakan ringan bila gejala yang muncul dalam 2 jam pertama hanya berupa mengantuk. Dikatakan gegar otak sedang bila masih sadar tetapi merasa pusing, sedangkan gegar otak berat bisa menyebabkan korban mengalami kondisi koma.

"Pingsan, sadar, lalu pingsan lagi. Kalau sudah seperti ini akan sangat berbahaya," kata dr Rimawati yang juga menekuni bidang kesehatan tidur.

Gejala lain yang bisa mengindikasikan adanya gegar otak pada korban kecelakaan jalan raya menurut dr Rimawati antara lain sebagai berikut:

1. Tidak sadarkan diri
2. Mual muntah
3. pingsan
4. Sakit kepala hebat
5. Separuh badan jadi lumpuh seperti stroke

Lalu apa yang harus dilakukan untuk menolong korban kecelakaan yang mengalami gegar otak?

"Harus langsung dipinggirkan saat di TKP (Tempat Kejadian Perkara) kasih airway, breathing, and circulation (ABC) yang baik pada korban. Kasih jalan nafas yang baik. Dicek denyut jantungnya masih ada apa tidak, kalau dipindahkan hati-hati dengan tulang di daerah leher dan tulang belakang karena biasanya ada terjadi patah tulang," jelas dr Rimawati.


(up/up)


Ikuti survei online detikHealth berhadiah paket dari SOHO dan merchandise di sini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit