detikhealth

Operasi Kencangkan Lengan Atas Gantikan Tren Sedot Lemak

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 30/04/2013 08:03 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Memiliki tubuh ramping tetap menjadi idaman semua orang. Namun jika dilihat dari permintaan prosedur bedah plastik, peminat sedot lemak perut sudah banyak berkurang. Operasi mengencangkan lengan atas justru semakin banyak peminatnya.

Bahkan sebuah laporan terbaru menunjukkan, operasi mengencangkan lengat atas merupakan prosedur bedah plastik paling diminati antara tahun 2000-2012. Di Amerika Serikat, permintaannya mencapai 15.000 kasus, meningkat dari hanya 300 kasus di 2000.

Tidak diketahui pasti mengapa peminat operasi mengencangkan lengan atas semakin meningkat. Namun Dr David Reath, seorang ahli bedah dari Knoxville, Tennese mengatakan bahwa keberhasilan program diet yang meningkat menjadi salah satu pemicunya.

"Ketika orang sukses menurunkan berat badan, baik melalui bedah, diet atau olahraga, mereka cenderung mengalami kulit bergelambir di lengannya," kata Dr Reth seperti dikutip dari Foxnews, Selasa (30/4/2013).

Dr Reath mengungkap, penurunan berat badan secara drastis biasanya membuat pasien ingin mengencangkan kelebihan kulit di beberapa bagian. Paling banyak adalah kulit perut, kemudian kulit di sekitar lengan atas yang memang lebih mudah dikencangkan lewat operasi.

Alasan lainnya adalah pengaruh tokoh-tokoh yang terkenal dengan badannya yang ramping tetapi padat. Bukan atlet maupun selebritas, salah satu tokoh yang dimaksud adalah the first lady atau istri presiden Amerika Serikat, yakni Michelle Obama.

"Lihat saja Michelle Obama, saya tidak bisa memungkiri bahwa dia ikut mempengaruhi," kata Dr Reath.

Laporan yang sama juga mengungkap beberapa jenis prosedur operasi plastik yang mengalami penurunan antara 2011-2012, antara lain pemasangan implan bokong yang turun 25 persen. Prosedur lain untuk memperbaiki penampilan bokong, yakni pengencangan bokong turun 36 persen.

(up/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit