Meski Terlihat Tenang dalam Urusan Seks, Laki-laki Khawatir Pada 7 Hal Ini

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 06/05/2013 20:02 WIB
Halaman 1 dari 2
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Laki-laki biasanya memiliki ego yang cukup tinggi dibandingkan perempuan. Mereka cukup aktif dan tidak terlihat memiliki kecemasan dalam dalam segala hal. Namun, mereka pun memiliki rasa takut akan beberapa hal, terutama dalam urusan hubungan dengan pasangan dan masalah di ranjang.

Berikut 7 ketakutan yang dialami laki-laki dalam masalah seks dan hubungan dengan pasangan, seperti dikutip dari Times of India, Senin (6/5/2013):

1. Takut impotensi
Kecemasan tentang impotensi menempati urutan pertama karena hampir semua laki-laki mengalami hal ini. Ironisnya, ketakutan itu sendiri merupakan penyebab terbesar dari impotensi. Dalam 90 persen kasus impotensi, penyebabnya adalah psikogenik. Hanya dalam 10 persen kasus penyebabnya adalah biologis.

Tidak ada cara yang bisa memastikan seorang laki-laki 'akan' ereksi. Hal ini bergantung pada bagaimana respons mereka dalam menanggapi situasi saat bercinta. Sebagian laki-laki mungkin akan mengatasinya dengan cara lebih aktif dalam foreplay. Di balik rasa takut akan kegagalan untuk mendapatkan ereksi, kecemasan yang paling dasar adalah ditolak. Pemahaman pasangan dan kerjasama memainkan peran yang sangat penting dalam mencegah timbulnya impotensi psikogenik.

2. Takut pasangan tidak puas
Citra perempuan sebagai makhluk yang sering tidak puas dalam hal seks sebenarnya adalah tidak sepenuhnya benar. Ada variasi yang luas dari kebutuhan seksual antara laki-laki dan perempuan. Salah satu faktor yang penting bagi perempuan adalah bagaimana mereka memahami tubuh mereka sendiri. Mereka tidak bergantung pada tuntutan seksual laki-laki. Sebaiknya saling paham bahwa masing-masing memiliki kebutuhan seksual individu.

3. Takut kehilangan kontrol diri
Banyak laki-laki yang memiliki fantasi rahasia terhadap perempuan lain. Seringkali laki-laki ragu akan kemampuan mereka menahan dorongan seksual mereka pada perempuan lain. Kecemasan kehilangan kepercayaan istri menjadi faktor utama, sehinga mereka dihadapkan pada kebimbangan untuk memilih antara fantasinya atau pernikahannya.

4. Takut istri mereka tertarik pada orang lain
Suami yang mendominasi pasti tidak ingin kehilangan istrinya. Dia terus-menerus merasa cemas bahwa mungkin istrinya telah selingkuh dan belum ketahuan. Perasaan posesif dan cemburu telah menjadi penyebab penderitaan yang cukup lama. Seorang istri yang memahami hal ini dan bisa meyakinkan suaminya, akan memiliki hubungan yang lebih bahagia dibandingkan jika merespons dengan kemarahan, agresi, dan putus asa.Next

Halaman 1 2
(vit/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit