detikhealth

Perawatan Bayi Baru Lahir

Hai Bunda, Perhatikan Ini Saat Memandikan Bayi Baru Lahir

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 08/05/2013 09:26 WIB
Hai Bunda, Perhatikan Ini Saat Memandikan Bayi Baru Lahir(Foto: thinkstock)
Jakarta, Biasanya ibu-ibu muda takut memandikan bayinya karena khawatir akan menangis saat dimandikan. Padahal wajar jika bayi menangis saat dimandikan. Walau demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memandikan bayi baru lahir.

"Jika ingin memandikan bayi, gunakan air hangat. Jangan gunakan air dingin sebab kulit bayi masih sangat tipis sehingga lebih cepat merasa kedinginan. Selain itu, gunakan waslap yang lembut agar kulit bayi tidak iritasi," terang dr Aditya Suryansyah, SpA(K) kepada detikHealth seperti ditulis pada Rabu (8/5/2013).

Dr Aditya yang merupakan dokter spesialis anak di RSAB Harapan Kita dan RSIA Buah Hati Ciputat ini menyarankan jika menggunakan perlengkapan mandi seperti sabun dan shampo, haruslah menggunakan sabun dan shampo khusus bayi. Sabun dan shampo khusus bayi memiliki formula yang lebih lembut dibandingkan sabun dan shampo untuk dewasa.

Setelah bayi mandi, sebaiknya ibu jangan menggunakan minyak telon sebab akan membuat bayi merasa panas. Dr Aditya menyarankan untuk cukup memberikan pakaian yang tertutup, maka bayi akan beradaptasi dengan suhu ruangan. Tapi sampai kapankah bayi harus dimandikan dengan air hangat?

"Untuk mandi, sebaiknya gunakan air hangat terlebih dahulu agar kulit bayi terbiasa. Jika sudah berusia 36 minggu keatas, bisa mulai menggunakan air dengan suhu normal (tidak hangat, namun juga tidak dingin) pada air mandi bayi," terang dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA (K).

Lebih lanjut lagi, dr Piprim yang merupakan dokter anak di RSCM dan RS Hermina, Bekasi ini menerangkan bahwa bayi dengan berat badan di bawah 2,5 kg biasanya lebih rentan terhadap cuaca dingin sehingga harus selalu menggunakan air hangat saat dimandikan.

"Ini karena tubuhnya belum bisa menyesuaikan suhu di sekitarnya dengan cukup baik," imbuhnya.

Untuk teknik memandikan bayi, berikut ini dipaparkan tata cara memandikan bayi seperti dikutip dari buku ‘Rahasia Ibu Pintar: Panduan Merawat Bayi Pasca Persalinan Sampai 12 Bulan’ yang ditulis Nini Umi Nazwa.

1. Siapkan semua perlengkapan yang diperlukan untuk memandikan anak, seperti ember (bak mandi), sabun, sampo, handuk, dan washlap. lsi bak mandi anak dengan air hangat.

2. Gunakan pergelangan tangan ataupun siku Anda untuk memastikan suhu yang tepat. Pastikan airnya tidak terlalu dingin ataupun panas. Air yang masih panas akan sangat berbahaya. Jika memungkinkan, turunkan suhu air sampai 40 derajat celsius agar anak lebih nyaman.

3. Pilihlah tempat memandikan anak yang hangat, bukan tempat yang banyak anginnya karena akan membuat anak Anda kedinginan. Jangan lupa siapkan baju ganti yang hendak dipakaikan setelah anak mandi.Tata rapi sesuai urutan pemakaian. Misalnya paling bawah bedong, baju, popok, gurita/kaos tipis.

4. Anda harus memastikan semuanya siap sebelum mulai memandikan anak. Jika ada suatu barang kelupaan, Anda harus mengambil benda itu dengan membawa serta anak Anda. Jangan biarkan ia di ternpat itu walau hanya sedetik.

5. Setelah semuanya siap, ambil anak Anda dan taruhlah di atas perlak. Lepaskan baju satu per satu. Bersihkan lebih dahulu jika si kecil ngompol atau pup.

6. Basuh muka dengan washlap yang telah dicelupkan air hangat (tanpa sabun). Termasuk juga bagian luar telinganya.

7. Sabuni tubuh anak mulai dari dada, lipatan leher, ketiak, tangan, jari, paha, kaki, terakhir yang paling kotor, yaitu lipatan paha, area kelamin, dan pantat.

8. Untuk membersihkan punggungnya, balikkan tubuh anak dengan cara menyangga tubuhnya dan pegang erat ketiaknya dengan tangan kiri. Gunakan tangan kanan untuk membilas bagian belakang.

9. Jika ingin rnembersihkan rambutnya, basuh dan bilaslah dengan penuh kelembutan, gunakan sabun dan sampo khusus anak. Kerjakan hanya sekali atau dua kali seminggu. Sebab anak baru lahir tidak perlu mandi setiap hari, tetapi cukup membasuh muka dam membersihkan bagian yang kotor seperti lipatan leher, ketiak dan area popok. Pastikan tidak ada busa sabun yang masuk ke mata anak.

10. Setelah sabun dan busa hilang, keringkan anak Anda dengan handuk lembut dan bersih. Jangan lama-lama dalam memandikannya, nanti kedinginan. Pastikan anak Anda hangat dan kering dengan menyelimutinya memakai handuk bersih setelah dimandikan, terutama pada lipatan-lipatan tubuh.

11. Pindahkan anak ke susunan pakaiannya. Perhatikan tali pusarnya. Jika ada kotoran atau kerak di pinggiran atau bagian dalam pusar, bersihkan dengan cotton buds yang telah dibasahi alkohol 70 persen. Lau olesi perut dan punggung anak dengan minyak telon. Boleh diberi bedak, tetapi tidak harus. Pada lipatan-lipatan boleh juga diberi krim. Setelah itu pakaikan popoknya, baru kemudian bajunya.

12. Setelah anak mengenakan baju, bersihkan mata, mulut, dan telinga. Bersihkan kedua matanya dengan kapas yang telah direndam air matang, dari ujung mata ke arah hidung. Gunakan kapas yang berbeda untuk masing-masing mata.

13. Bersihkan lubang hidung dan daun telinga dengan cotton buds. Jangan masukkan cotton buds ke dalam lubang telinga. Bersihkan bagian luar telinganya saja.

(pah/vit)


Ikuti survei online detikHealth berhadiah paket dari SOHO dan merchandise di sini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit