detikhealth

Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Halaman 1 dari 2
Foto: Merry/detikHealth
Surabaya, Belum lama ini, peneliti dari Amerika telah menemukan bahwa racun lebah (bee venom) bisa digunakan untuk menyembuhkan HIV. Tak mau kalah, peneliti dari Lembaga Penyakit Tropis, Universitas Airlangga pun menggunakan propolis (lem lebah) sebagai obat HIV.

Riset baru yang dilakukan Amerika mengujikan pengobatan HIV dengan menggunakan racun lebah. Racun lebah diberikan kepada seorang anak perempuan dengan HIV, dan menunjukkan bahwa racun tersebut bisa merusak dinding sel dan sistem virus pada HIV. Racun lebah tidak menghancurkan virus tapi menembus tudung virus sehingga virusnya mengecil.

"Kita aplikasikan tapi riset kita belum (menggunakan racun lebah). Akan memulai pada beberapa pasien, yang sedang kami lakukan adalah menggunakan bahan propolis (lem lebah)," jelas James Hutagalung., drs., MS, Ketua Tim Peneliti Pusat Studi Perlebahan, saat ditemui dalam acara Press Tour & Gathering Kementerian Riset dan Teknologi di Lembaga Penyakit Tropis (LPT), Universitas Airlangga, Surabaya, dan ditulis pada Jumat (17/5/2013).

Pengobatan tersebut kini tengah diujikan pada pasien HIV di RS Universitas Airlangga (Unair) dengan persetujuan pasien dan keluarga pasien. Menurut James, selama 3 minggu pengujian pasien tersebut telah menunjukkan perubahan positif.

"Matanya sudah bisa melihat. Sebelumnya dia (pasien HIV yang menjadi subjek) sudah koma sekitar 3-4 minggu. Penderitanya ada di sini, di rumah sakit Unair," tambah James.

Pengujian tersebut kini tengah diujikan pada seorang pasien HIV yang sudah cukup parah di RS Unair. James menuturkan pengujian baru sebatas trial, dan propolis diberikan 500 mg setiap hari hari, pada pagi, siang, malam hari.

Propolis yang diberikan sudah dalam bentuk ekstrak berupa tablet. Selain itu, propolis juga diberikan dalam bentuk cair, yang diberikan sekitar 5 hingga 6 tetes.Next

Halaman 1 2
(mer/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit