detikhealth

3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an TahunIlustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Pertumbuhan rambut yang sudah tidak terjadi lagi sehingga menjadi kebotakan seringkali membuat laki-laki takut, sebab akan menurunkan kepercayaan dirinya. Tak hanya pada usia 40-an tahun, kebotakan juga bisa terjadi di usia 20-an tahun. Mengapa?

Spesialis rambut dari Swedia, dr Fred Zuli dan peneliti dari Italia, dr Falvio Ferrari, mengungkapkan 3 penyebab mengapa laki-laki bisa mengalami kebotakan di usia muda, seperti dikutip Times of India, Kamis (23/5/2013):

1. Stres
Dr Ferrari mengungkapkan stres dapat menyebabkan kebotakan dialami laki-laki pada usia muda. Tingkat stres masyarakat perkotaan saat ini yang cukup tinggi membuat semakin besar juga jumlah laki-laki di usia muda yang mengalami kebotakan.

2. Kurang nutrisi sehat
"Nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan rambut, sehingga Anda harus memberinya makan," ungkap seorang trichologist, dr Apoorva Shahdr Shah.

Hubungan antara makanan dan rambut cukup sederhana. Rambut terdiri dari protein yang disebut keratin, sehingga sangat penting menyertakan protein yang cukup dalam menu makan sehari-hari.

Kurang asupan protein membuat tubuh menyimpan protein yang tersedia untuk keperluan lain sehingga membuat rambut kehilangan nutrisinya. Dr Shah menganjurkan untuk mengonsumsi sayur bayam, almond, walnut, tahu dan susu. Konsumsi teh hijau juga efektif karena dapat menghalangi timbulnya hormon dihidrotestosteron (DHT), yaitu hormon yang menyebabkan rambut rontok.

3. Merokok dan minuman alkohol
Nikotin yang dikandung oleh rokok diketahui dapat mempersempit pembuluh darah, sehingga mengurangi pertumbuhan rambut dan mengurangi nutrisi untuk rambut.

Sementara alkohol diketahui menyerap zat besi di dalam tubuh dan menghambat penyerapan zinc. Alkohol juga menyebabkan dehidrasi dan menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting. Karena seperempat rambut mengandung air, alkohol yang berlebihan akan selalu membuatnya rapuh.

"Perubahan gaya hidup sederhana seperti tidur 7-8 jam per hari, minum 1 gelas air setiap jam, dan selalu makan makanan yang kaya akan protein secara berkala dapat memberi 80 persen perubahan sehat bagi rambut," ungkap dr Ferrari.

Dr Shah juga mengungkapkan, meskipun normal untuk kehilangan antara 50-100 helai rambut per hari, rambut rontok yang serius atau alopecia adalah tanda bahwa ada sesuatu yang salah dengan tubuh. Perbaiki struktur rambut dengan mengonsumsi:

- Vitamin B3, B5, B9, dan E (jeruk, bayam, ayam, ikan, brokoli, dan kacang kedelai)
- Zinc (gandum, susu, gandum, dan kuning telur)
- Magnesium (susu, tuna, pisang, dan kacang mete)
- Besi (ikan, sayuran hijau, sereal, dan kacang-kacangan).


(up/up)


Ikuti survei online detikHealth berhadiah paket dari SOHO dan merchandise di sini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit