detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Senin, 22/12/2014 13:16
100 Konsultasi Terpopuler

Puncak Hari Lanjut Usia Nasional Diperingati pada 29 Mei 2013

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 23/05/2013 17:27 WIB
dok: Ajeng/detikHealth
Jakarta, Apa yang ada di pikiran kita saat menyebut kata 'lansia'? Umumnya yang terlintas adalah sosok yang lemah, tidak mandiri, sering sakit, dan lamban. Kebiasaan ini membuat masyarakat masih menganggap lansia tidak berpotensi. Pada 29 Mei 2013 nanti akan diselenggarakan puncak Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Bogor. Seperti apa saja kegiatannya?

"Potensi lansia masih dianggap sangat rendah. Dengan diadakannya acara puncak peringatan HLUN ini, diharapkan lansia bisa kembali dipandang sebagai sosok yang mandiri," imbuh Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Kementerian Sosial RI, Drs. Samsudi, MM, dalam acara press gathering yang dilaksanakan di Restoran Munik, Jl Matraman Raya, Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Samsudi melanjutkan, acara peringatan ini diadakan hampir setiap tahun. Dalam acara puncak juga akan diadakan kegiatan yang mengajak para lansia dan juga keluarga, serta masyarakat untuk bersama-sama meramaikan. Tahun ini, acara puncak HLUN mengambil tema: 'Lanjut Usia Pelopor Jati Diri Bangsa'.

Tema ini mengandung makna bahwa lansia sesungguhnya adalah sosok yang menyatukan bangsa dan pernah mengambil bagian dalam kehidupan negara, namun saat ini kesehatan lansia masih belum mendapat perhatian lebih dari masyarakat.

"Dalam acara puncak yang akan diselenggarakan di Taman Wisata Mekarsari, Bogor, pada 29 Mei nanti ini akan dilakukan berbagai macam kegiatan. Para lansia juga dihadirkan dan akan bersama-sama merayakannya. Diharapkan dengan acara ini mereka akan merasa keberadaannya dihargai," ungkap Hj. BRA. Mooryati Soedibyo, S.S., M. Hum, Ketua Umum Acara Puncak HLUN, dalam acara yang sama.

Selain berkeliling dan menikmati permainan rekreasi yang ada di Taman Wisata Mekarsari, pada acara puncak tersebut nantinya juga akan diadakan berbagai lomba, seperti lomba foto oleh lansia dan lomba rias tanpa menggunakan cermin. Hj Mooryati melalui acara ini mengajak para generasi muda untuk mau memberikan kasih sayang dan perhatian pada lansia.

"Paling tidak pada orang tua sendiri, jika sudah baru perhatikan lansia di sekitar Anda. Hanya sekadar disapa atau diajak bicara saja mereka pasti sudah senang," ungkap Hj Mooryati.

Lansia yang hidupnya sejahtera dan senang akan lebih menghargai kesehatan dan kondisi mentalnya sendiri, sehingga dengan mandiri mereka mau menjaga kesehatan dan kebersihan diri mereka meski tanpa perlu diingatkan.

Disampaikan kembali oleh Samsudi, peran masyarakat untuk meningkatkan tingkat kesehatan dan kesejahteraan lansia sangat besar. Diharapkan mulai saat ini lansia bisa diprioritaskan. Sebab, mereka sangat membutuhkan perhatian, khususnya lansia yang sudah sakit kronik dan tidak bisa bangun dari tempat tidurnya.

(vit/vit)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit