detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Jumat, 19/12/2014 10:47
100 Konsultasi Terpopuler 2014
Jumat, 19/12/2014 10:16
100 Konsultasi Terpopuler 2014

Sakit Pada Tengkuk Belakang? Atasi Dengan Cara Ini

Erninta Afryani Sinulingga - detikHealth
Sabtu, 08/06/2013 14:23 WIB
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Sering merasa sakit pada tengkuk belakang? Bisa jadi ini karena stres yang berulang pada leher akibat menahan telepon ke telinga terlalu lama. Whiplash atau tegang leher ini bisa menggambarkan leher keseleo atau tegang leher yang disebabkan hentakan kepala.

Nah, karena dapat menyebabkan cedera yang memengaruhi jaringan lunak leher seperti otot ligamen dan tendon jangan dibiarkan ya. Berikut ini cara yang tepat untuk mengatasi whiplash seperti dikutip dari Medindia, Sabtu (8/6/2013).

Jika cederanya terkena pada jaringan lunak yang diarahkan pada otot, tendon atau ligamen, ini tidak bersifat serius. Sehingga pemberian es atau air dingin ke daerah yang sakit selama 15-20 menit dapat mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen dan naproxen dan relaksan otot.

Pengobatan whiplash di masa lalu biasanya menggunakan collar yaitu penopang leher yang dapat dipakai di sekitar leher. Namun, saat ini dengan pengobatan es dan sedikit gerakan lebut pada leher sudah dapat membantu.

Jika gejalanya lebih parah, maka dokter tentu akan memberikan resep berbagai obat yang dapat meredakan rasa nyeri seperti benzodiazepin dan relaksan otot. Tetapi untuk cedera leher terkait dengan tulang atau kerusakan saraf tulang belakang mungkin memerlukan intervensi bedah.

Terapi fisik dengan latihan rentang gerak, penguatan otot atau stimulasi listrik juga mungkin disarankan oleh dokter, tergantung pada beratnya. Hal ini penting untuk tidak membiarkan diri dalam keadaan stres dan membatasi gerak kepala sehingga menyebabkan rasa sakit dan kekakuan pada otot.

Tindak lanjut perawatan mungkin diperlukan tergantung pada tingkat keparahan cedera. Ini mungkin termasuk latihan di rumah, terapi fisik, atau kunjungan ke spesialis.

Nah, gejala whiplash mungkin tidak akan muncul sampai 24 jam setelah trauma dimulai. Gejala yang terjadi biasanya dapat berupa kaku leher, nyeri bahu, pusing, gangguan tidur, dan kebas pada lengan.

Setiap tahun, di Amerika Serikat, 5.000 cedera whiplash menyebabkan quadriplegia, yaitu kelumpuhan keempat anggota badan. Namun, setelah satu tahun cedera hanya 1 dari 5 pasien yang tetap bergejala.

(vta/vta)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit