detikhealth

Bodybuilding untuk Si Cungkring

Laki-laki Berotot, Seksi atau Menyeramkan?

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 12/06/2013 17:08 WIB
Laki-laki Berotot, Seksi atau Menyeramkan?Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta, Di balik rutin ke gym demi menjaga kondisi kesehatan, sebenarnya alasan utama para pria ingin tampil berotot adalah untuk meningkatkan kepercayaan diri dan daya tarik seksualnya. Tapi apakah 'sinyal' itu ditangkap oleh lawan jenis mereka?

Survei kecil-kecilan yang dilakukan detikHealth terhadap sejumlah responden wanita menunjukkan bahwa sebagian besar responden (93,75 persen) cenderung risih dan takut melihat pria yang berotot. Bahkan lebih dari 25 persen responden menunjuk figur binaragawan terkemuka asal Bali, Ade Rai, sebagai contoh pria yang dianggap memiliki komposisi otot berlebihan.

"Kalau berototnya proporsional ya seksi-seksi aja. Tapi kalau sudah gede-gede banget ya nyeremin," tulis Novi (24) dalam pesan singkatnya.

Lain lagi dengan pendapat Ima (23). "Cowok berotot itu aneh. Postur tubuhnya kayak nggak natural, terutama otot-ototnya yang menonjol itu, kelihatan nggak proporsional," katanya.

Alasan yang dikemukakan mayoritas responden adalah pria berotot terlihat menyeramkan atau menakutkan (93,75 persen). Bahkan ada responden yang terang-terangan mengatakan jika otot pria kerap kali menjadi representasi dari kekuatan yang terkadang mereka salahgunakan untuk menyakiti atau bersikap kasar kepada orang lain. Wajar jika para wanita yang melihatnya menjadi ketakutan

"Cowok berotot mungkin lho ya bisa kasar sama orang lain karena ngerasa badannya lebih gede," ujar Rizqi (24), seorang mahasiswa S2 di sebuah institut negeri di Surabaya dalam pesan singkatnya ketika berbincang dengan detikHealth, Rabu (12/6/2013).

"Menurutku nyeremin, intimidatif dan kelihatan nggak natural," timpal Rise (22).

Senada dengan itu, 12,5 persen responden mengatakan pria berotot tampak menakutkan karena otot-ototnya yang besar membuat mereka terlihat seperti tukang pukul atau algojo. Uniknya, 6,25 persen responden mengaku pria berotot memberikan kesan jika mereka mempunyai orientasi seksual yang berbeda dari pria pada umumnya, seperti gay.

Sebagai gambaran, setiap responden juga diminta menyebutkan sejumlah public figure yang menurut mereka berotot tapi menyeramkan atau berotot tapi tetap seksi. Beberapa selebriti terkemuka yang dikatakan beberapa pembaca detikHealth memiliki otot yang berlebihan dan terkesan menakutkan misalnya Dwayne 'The Rock' Johnson, Vin Diesel dan Arnold Schwarzenegger.

Secara garis besar responden memasukkan atlet binaragawan dan gulat gaya bebas (freestyle wrestling) seperti Smack Down sebagai public figure yang berotot tapi menyeramkan.

Sedangkan respons untuk public figure yang dianggap berotot tapi justru terlihat seksi sangatlah beragam, tergantung pada preferensi alias selera masing-masing responden. Dalam survei sederhana ini, detikHealth dapat membagi public figure yang dimaksud ke dalam dua kategori; yaitu aktor/penyanyi (artis) dan olahragawan.

Untuk aktor, ada nama-nama seperti Taylor Lautner, Jason Statham, Tom Cruise, Herjunot Ali, Choky Sitohang, Lee Min Ho, Will Smith, Siwon Super Junior dan Taecyeon 2PM. Sedangkan untuk olahragawan, beberapa dia ntaranya menyebutkan petenis Rafael Nadal; pesepakbola Alessandro Nesta, Ronaldo dan Sergio Aguero.


Tampaknya yang menjadi pertimbangan responden untuk mengatakan apakah seorang public figure pria itu berotot dan seksi atau tidak adalah dari perutnya yang sixpack dan lengannya yang berotot tapi tak teralu menonjol sehingga tampak proporsional. Dari situ dapat dilihat bahwa tendensi responden untuk memilih public figure tertentu juga dipengaruhi oleh tampan tidaknya wajah si selebriti, begitu juga dengan tinggi badan dan warna kulitnya.

"Pemain bola, rata-rata badannya bagus dan sixpack tapi nggak semua cakep," keluh Anggi (26).

Lalu tubuh yang proporsional untuk pria itu seperti apa? "Mendingan biasa aja sih, nggak berotot banget, nggak buncit juga, nggak terlalu kurus juga," kata Khilwa (25), seorang apoteker.

(vit/vit)


Ikuti survei online detikHealth berhadiah paket dari SOHO dan merchandise di sini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit