detikhealth

Kaki Sering Pegal-pegal? Waspada Penyakit Pembuluh Darah yang Mematikan

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 13/06/2013 17:04 WIB
Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Kaki pegal-pegal sepulang belanja atau berjalan jauh mungkin sudah dianggap hal biasa oleh kebanyakan masyarakat. Tapi sebaiknya jangan dipandang remeh, sebab kaki pegal merupakan gejala awal dari penyakit pembuluh darah vena yang mematikan.

"Wanita pulang belanja kakinya pegal-pegal, sebaiknya di-check up apakah itu pegal biasa atau katup vena (pembuluh darah balik) tidak berfungsi dengan baik," jelas Dr dr Ismoyo Sunu, Sp.JP (K), Kepala Divisi Pelatihan dan Pendidikan, RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita, dalam acara konferensi pers 'Intervensi Vaskular pada Pembuluh Darah Tepi (Perifer)' di RSJPD Harapan Kita, Jakarta, Kamis (13/6/2013).

Dr Ismoyo berpesan jangan sampai gejala pegal-pegal di kaki disepelekan dan baru datang ke rumah sakit setelah kaki menghitam atau terlanjur timbul borok (luka infeksi). "Kalau begini jangan dipijat karena timbul bekuan darah dari pembuluh darah vena yang katubnya tidak berfungsi," lanjutnya.

Pemijatan pada kaki bisa menyebabkan bekuan darah tersebut masuk ke paru-paru. Dan jika bekuan darah yang masuk ukurannya cukup besar, maka penanganannya akan sangat sulit. "Ini sangat mengancam jiwa," tandas Dr Ismoyo.

Memang tidak semua pegal adalah gejala dari penyakit pembuluh darah tepi pada kaki. Namun orang-orang yang berisiko tinggi hendaknya waspada dengan penyakit yang sama mematikannya dengan penyakit jantung ini.

Dr Ismoyo menyebutkan faktor risiko atau penyebab terjadinya penyakit pembuluh darah tepi antara lain:

1. Merokok
2. Kadar kolesterol tinggi
3. Tekanan darah tinggi
4. Kadar gula darah tinggi
5. Diabetes mellitus (kencing manis)
6. Obesitas (kegemukan)
7. Riwayat keluarga

"Jauh sebelum menderita penyakit pembuluh darah tepi, penting untuk melakukan screening atau check up. Jangan hanya check up untuk penyakit jantung, tapi juga pembuluh darah tepi," tutupnya.




(mer/vta)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit