detikhealth

Hari Donor Darah Sedunia

Ini Nutrisi Terbaik untuk Dikonsumsi Sebelum dan Sesudah Donor Darah

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Jumat, 14/06/2013 15:03 WIB
Ini Nutrisi Terbaik untuk Dikonsumsi Sebelum dan Sesudah Donor DarahIlustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Mendonorkan darah memang bisa membuat tubuh seseorang menjadi lebih sehat. Tapi beberapa orang terkadang merasa lemas atau pusing sesaat setelah menyumbangkan darahnya. Karena itu, ada baiknya Anda melakukan persiapan yang membuat produksi darah lebih prima.

Meski memenuhi syarat sebagai pendonor, tidak sedikit orang yang merasa pusing atau lemas sesaat setelah melakukan donor darah. Salah satu cara untuk meminimalkan risiko tersebut, sebaiknya Anda memantau makanan yang dikonsumsi sebelum dan sesudah donor darah.

Berikut beberapa makanan terbaik yang cocok dikonsumsi sebelum dan sesudah donor darah, seperti dilansir Livestrong, Jumat (14/6/2013):

Sebelum Donor Darah

Makanan kaya zat besi

Kadar hemoglobin pendonor akan diperiksa selama proses screening. Beberapa tetes darah diambil dengan tusukan jari untuk memastikan Anda memiliki kadar zat besi yang cukup untuk disumbangkan.

Zat besi dikombinasikan dengan protein tertentu, menjadi hemoglobin dalam sel darah merah. Makan makanan kaya zat besi sebelum donor darah penting karena makanan ini membantu mempromosikan regenerasi darah. Pastikan menu makanan Anda sebelum menyumbangkan darah meliputi makanan seperti daging tanpa lemak, telur, biji-bijian, roti, sereal, kentang, sayuran berdaun hijau, buah-buahan kering, kacang-kacangan dan molase.

Sesudah Donor Darah

1. Makanan kaya zat besi

Zat besi adalah komponen dalam darah yang dibutuhkan untuk membawa oksigen ke jaringan tubuh. Tanpa zat besi, tubuh tidak dapat mempertahankan atau memproduksi sel darah merah yang sehat. Karena tubuh harus mulai membuat sel-sel darah baru setelah melakukan donor darah, mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi setelah memberikan darah dapat memberikan awal yang baik.

Contoh makanan kaya zat besi antara lain bayam, daging merah, ikan, unggas, kacang-kacangan, selai kacang dan kismis.

2. Makanan mengandung folat

Tubuh menggunakan folat, yang juga dikenal sebagai B-9, asam folat atau folacin, untuk memproduksi sel darah merah baru. Hal ini membantu untuk menggantikan sel darah yang hilang selama donor darah.

Makanan yang mengandung asam folat antara lain hati, kacang kering, asparagus dan sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale dan collard hijau. Jus jeruk juga merupakan sumber folat. Fortified bread, sereal dan beras juga bisa mengandung vitamin ini.

3. Makanan mengandung riboflavin

Riboflavin atau vitamin B-2 adalah vitamin lain yang diperlukan untuk memproduksi sel darah merah. Riboflavin membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi bagi tubuh.

Makanan yang mengandung riboflavin mirip dengan makanan yang mengandung zat besi dan folat seperti telur, kacang polong, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, brokoli, asparagus dan sereal yang diperkaya vitamin. Produk susu seperti susu dan yogurt juga merupakan sumber yang baik untuk riboflavin.

4. Makanan mengandung vitamin B-6

Makanan dengan vitamin B-6 memiliki sejumlah manfaat setelah Anda menyumbangkan darah. Tubuh membutuhkan vitamin untuk membangun sel-sel darah yang sehat dan membantunya memecah protein. Karena protein mengandung banyak nutrisi yang Anda butuhkan setelah menyumbangkan darah, makan makanan bervitamin B-6 dapat membantu. Contoh makanan bervitamin B-6 antara lain kentang, pisang, biji-bijian, kacang-kacangan, daging merah, ikan, telur dan bayam.

5. Jangan lupa cukup minum

Makan setelah menyumbangkan darah dapat membantu Anda memperoleh kembali energi dan tubuh memulai perjalanan untuk membangun kembali kehilangan sel darah. Jangan mengabaikan pentingnya cairan bersama dengan makanan yang Anda makan. Minum cairan selama 24 sampai 48 jam setelah menyumbangkan darah sangat penting dalam membantu penyesuaian tubuh Anda.




(mer/vta)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit