detikhealth

Laporan Keuangan 2012 Dinilai Wajar, Menkes Tetap Tekankan Transparansi

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Selasa, 02/07/2013 13:14 WIB
Menkes menerima laporan dari BPK (Foto: Agus/detikHealth)
Jakarta, Wajah Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi, tampak sumringah pagi ini. Dengan setelan hijau muda, ia menemani pejabat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menerima hasil pemeriksaan laporan keuangan tahun anggaran 2012. Hasilnya cukup membanggakan.

Selama dua tahun berturut-turut, yaitu pada tahun 2009 dan 2010, BPK memberikan opini disclaimer terhadap laporan Kementerian Kesehatan. Setelah menempuh berbagai upaya perbaikan, opini ini akhirnya meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP) tahun 2011 lalu.

Kali ini, hasil pemeriksaan laporan tahun anggaran 2012 meningkat lagi menjadi Wajar Tanpa Pengecualian Dengan Paragraf Penjelasan (WTP-DPP). Yang mendapat penjelasan adalah laporan terkait kasus pengadaan fasilitas penelitian Flu Burung. Upaya ini tak lepas dari pencanangan Road Map to WTP 2012 yang lebih terstruktur dan terencana.

"Kita tidak boleh lengah. Pelaksanaan program tahun ini dan tahun-tahun selanjutnya harus senantiasa mengedepankan aspek akuntabilitas dan transparansi. Mari bekerja cerdas, tuntas, dan ikhlas, serta tetap bersemangat untuk mempertahankan dan meningkatkan WTP 2013 dan tahun-tahun berikutnya," kata Menkes.

Di depan jajaran kepala Dinas Kesehatan dan pejabat terkait, Menkes menyampaikan apresiasinya serta penghargaannya terkait pencapaian ini. Dengan adanya WTP DPP, maka diharapkan kesempatan meraih WTP absolut tahun 2013 nanti diharapkan akan lebih mudah.

Opini WTP menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar, tidak terdapat kesalahan material, dan sesuai standar, sehingga dapat diandalkan dan tidak mengalami kesalahan dalam proses pengambilan keputusan.

Sedangkan Opini WDP berarti bahwa laporan keuangan masih wajar, tidak terdapat kesalahan material, sesuai dengan standar, namun terdapat catatan yang perlu diperhatikan. Opini disclaimer berarti bahwa terdapat suatu nilai yang secara material atau signifikan tidak dapat diyakini auditor. Artinya, auditor tidak mendapat keyakinan mengenai substansi laporan keuangan.

Selain mengucapkan penghargaan, Menkes juga mewanti-wanti setiap jajaran di Kementerian yang dipimpinnya untuk selalu meminta pendapat kepada BPK terkait pengelolaan keuangan. Ia menyadari bahwa terkadang ada pejabat yang tersangkut kasus bukan karena sengaja, melainkan karena tidak memahami aturan.

"Saya sakit hati, tidak bisa tidur jika ada salah satu saja staf yang dipanggil Bareskrim atau KPK. Oleh karena itu, saya tekankan, ini bukan hanya soal laporan, tapi soal harga diri," tegas Menkes.


(pah/vit)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit