detikhealth

Konsultasi Kulit dan Kelamin
dr Eddy Karta SpKK

dr Eddy Karta SpKK, Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl. Diponegoro. 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp. 62-21-7262072.

Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Luka Khitan yang Aman?

Jumat, 12/07/2013 14:44 WIB
Bagaimana Cara Menghilangkan Bekas Luka Khitan yang Aman?Ilustrasi (Foto: thinkstock)
Dok, saya ingin bertanya sebaiknya apakah bekas luka khitan (sunat) dihilangkan (diobati) dengan obat keloid/obat penghilang bekas luka yang banyak di jual di pasaran/obat penghilang luka sehabis operasi? Karena bekas luka sunat tersebut sangat sensitif (terasa) pada saat onani/penetrasi.

Apakah bekas luka tersebut bisa dihilangkan Dok? Agar menghilangkan/mengurangi kesensitifannya agar tidak cepat ejakulasi, saran Dokter seperti apa? Terimakasih.

Donny (Pria lajang, 20 tahun)
kurniawanXXXX@yahoo.com
Tinggi badan 165 cm, berat badan 55 kg

Jawaban

Salam Donny,

Sehabis khitan biasa luka dapat diberi krim luka/krim antibiotik. Bekas luka dapat hilang secara bertahap setelah jahitan paska khitan dilakukan. Awal setelah khitan dapat timbul rasa tidak nyaman atau sensitif saat onani, itu proses yang normal. Sayangnya saya tidak tahu sudah berapa lama luka khitan tersebut dan apakah salep anti keloid atau penyembuh luka masih dapat berguna. Seiring dengan waktu, kulit bekas luka khitan dan kepala penis akan mengalami proses keratinisasi yang artinya kulitnya tidak lagi sangat sensitif seperti sebelumnya.

dr. Eddy Karta, SpKK
Dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cipto Mangunkusumo Divisi Geriatri Dermatologi, Dept. Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Jl Diponegoro No 71 Jakarta Pusat. Edmo Clinic Jalan Cikajang No 82 Jakarta Selatan. Telp 62-21-7262072.

(hrn/vta)


Punya pengalaman menarik seputar diet ? Kirimkan disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit