detikhealth

Tindak Polisi Arogan, Polri Siapkan 400 Ribu Loket Aduan Masyarakat

Andri Haryanto - detikHealth
Rabu, 14/08/2013 03:03 WIB
Tindak Polisi Arogan, Polri Siapkan 400 Ribu Loket Aduan Masyarakat Komjen Oegroseno
Jakarta, Mengawasi, menata internal, dan mengambil simpati serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri menjadi pekerjaan rumah Wakapolri baru Komjen Oegroseno. Fungsi Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) akan digenjot kinerjanya, salah satunya dengan membuka 400 ribu loket pengaduan masyarakat.

"Loket ini nantinya akan menampung pengaduan masyarakat tentang perilaku anggota Polri. Ke depan, ini yang sedang kita bangun," kata Oegroseno dalam sambutan pisah sambut Wakapolri di Auditorium PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2013) malam.

Pola kerja dalam perwujudan ide tersebut adalah setiap anggota Polri yang berada di lingkungan masyarakat, wajib menerima setiap aduan masyarakat. Cara ini kiranya dapat memudahkan masyarakat untuk tidak bersusah payah mendatangi kantor polisi.

"Semua anggota Polri wajib menerima laporan itu. Ini menjadi salah satu cara menciptakan kepercayaan masyarakat kepada Polri," kata Oegro yang baru terhitung 11 hari menjabat kursi orang nomor dua di Polri.

Pengaduan masyarakat yang diterima setiap anggota kepolisian selanjutnya diolah dan dikirimkan melalui alamat surat elektronik yang saat ini masih dicari namanya. Cara ini pun merupakan upaya kepolisian agar jajarannya melek teknologi informasi.

"Zaman sekarang polisi enggak tahu IT gimana?" sindirnya.

Surat pengaduan yang masuk nantinya akan disaring oleh jajaran di Divisi Propam Polri. Mana yang kiranya menjadi prioritas akan dikedepankan.

Lalu, bagaimana dengan yang tinggal dipelosok desa?

"Menkominfo kan berjanji internet sampai ke pelosok desa, tinggal dilihat saja nanti," katanya seraya tersenyum.


(ahy/fdn)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit