detikhealth

Ini Dia Aturan Jam Kerja Tubuh untuk Pubertas, Orgasme dan Pembuahan

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Rabu, 21/08/2013 08:09 WIB
Ini Dia Aturan Jam Kerja Tubuh untuk Pubertas, Orgasme dan PembuahanIlustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Seperti halnya sebuah pabrik besar yang memiliki banyak mesin, organ tubuh manusia juga bekerja sesuai dengan jadwal tertentu. Misalnya kehamilan butuh waktu 9 bulan, kemudian makanan butuh waktu 24 jam sampai benar-benar dicerna tubuh.

Sebuah penelitian yang baru-baru ini dilakukan oleh US National Institute menemukan bahwa lama kehamilan tak dapat ditentukan dengan pasti karena kerja tubuh sebenarnya dapat bervariasi. Namun lamanya dapat dihitung secara rata-rata manusia pada umumnya.

Seperti dilansir Daily Mail, Rabu (20/8/2013), berikut adalah jadwal proses-proses tubuh secara rata-rata:

1. Pubertas: 3 - 8 Tahun
Pubertas biasanya dimulai pada usia 9 - 12 tahun untuk perempuan selama 3 - 5 tahun. Payudara anak perempuan mulai tumbuh saat berusia 9 tahun dan berhenti pada usia 20 tahun. Secara rata-rata, pubertasnya dimulai pada usia 12 tahun

Pada anak laki-laki, pubertas dimulai pada usia 10 - 13 tahun dan berlangsung lebih lama daripada anak perempuan, yaitu selama 5 -8 tahun. Tandanya adalah peningkatan volume testis, tinggi badan bertambah, pertumbuhan rambut, dan pendalaman suara.

2. Orgasme: 20 Menit untuk Perempuan, 3 Menit untuk Laki-laki
Orgasme bisa bertahan beberapa detik hingga setengah menit. Namun laki-laki dan perempuan berbeda dalam mengalami sensasi orgasme. Secara rata-rata, perempuan mencapai orgasme setelah 10 - 20 menit, sedangkan laki-laki setelah 2 - 3 menit.

Tapi profesor John Studd, seorang ginekolog dari London PMS and Menopause Clinic, mengatakan bahwa ada begitu banyak variabel yang mempengaruhinya, jadi tidak dapat ditentukan dengan pasti.

3. Pembuahan: 30 Menit
Dibutuhkan waktu sekitar setengah jam bagi sperma untuk berjalan sampai leher rahim dan membuahi sel telur di tuba falopi. Telur melepaskan hormon yang menarik sperma. Gangguan kesuburan dapat terjadi jika telur tidak melepaskan cukup hormon atau tak dikenali sel-sel sperma.

Setelah telur dibuahi, waktu kehamilan dapat bervariasi sekitar 37 - 42 minggu. Perempuan tua dan yang dilahirkan dengan bobot yang berat cenderung lebih lama kehamilannya. Bayi yang lahir pada usia kehamilan 37 - 38 minggu lebih mungkin mengalami masalah kesehatan seperti asma dan gangguan pencernaan.

4. Menopause: 2 - 10 Tahun
Rata-rata perempuan mulai mengalami menopase saat berumur 51 tahun, walau ada juga yang sudah mengalaminya saat 40 - 55 tahun. Pada laki-laki, 1 dari 5 laki-laki berumur di atas 65 tahun akan menderita 'menopause laki-laki' atau andropause. Gejalanya berupa kelelahan, dorongan seks rendah dan muka memerah.

Setelah menopause dimulai, kebanyakan perempuan akan mengalami sejumlah gejala khas, misalnya hot flushes, selama sekitar 2 tahun. Beberapa perempuan ada yang mengalami hot flushes sampai 10 tahun. Pada laki-laki, menopausenya bisa berkisar 2 bulan hingga 10 tahun.

5. Kenaikan Berat Badan: 3 Jam
Waktu yang dibutuhkan lemak untuk mencapai pinggang setelah makan adalah 3 jam. Lemak akan masuk ke darah sekitar 1 jam setelah makan. Setelah 3 jam, lemak banyak ditemukan dalam jaringan adiposa yang ada di sekitar pinggang.

Makanan dengan kandungan lemak total 30 gram seperti daging sapi dan Lasagna akan berubah berubah menjadi 2 - 3 sendok teh lemak di jaringan sekitar pinggang setelah 3 jam. Lemak ini adalah penyimpanan sementara dan akan digunakan sebagai sumber energi.

6. Pencernaan: 24 Jam
Segera setelah mencapai perut, makanan akan digiling menjadi partikel kecil dengan bantuan asam lambung. Makanan dengan kandungan lemak tinggi lebih sulit dipecah. Secara total dibutuhkan waktu sekitar 24 jam sampai proses pencernaan selesai.

Walau demikian, lama pencernaan juga bervariasi. Misalnya, makanan kompleks seperti hamburger butuh waktu 2- 3 hari, sedangkan buah dapat memakan waktu kurang dari 1 jam.

Pencernaan perempuan juga lebih lambat ketimbang laki-laki, juga akan melambat seiring penuaan.

7. Penyembuhan Luka: 2 Tahun
Dibutuhkan 2 tahun bagi jaringan untuk benar-benar pulih setelah mengalami luka mendalam seperti operasi. Namun proses penyembuhan sebenarnya dimulai dalam hitungan detik sejak terjadi kerusakan berupa pengencangan pembuluh darah untuk mengurangi darah yang keluar, juga trombosit untuk membekukan darah.

Tiga minggu setelah luka tertutup, terbentuklah jaringan parut. Selama 2 tahun ke depan atau lebih, jaringan parut akan menjadi lebih kuat, dan pada akhirnya mencapai 80 persen dari kekuatan kulit asli. Penyakit diabetes dan obat-obatan seperti kortikosteroid, ibuprofen dan aspirin dapat menghambat penyembuhan luka.

8. Mengganti Darah yang Didonorkan: 6 Minggu
Setelah mendonorkan sekantong darah, dibutuhkan waktu hingga 24 jam untuk mengganti plasma darah. Namun untuk sel darah merah yang membawa oksigen, baru tergantikan setelah 4 - 6 minggu. Prosesnya dimulai dari sekresi erythropoietin, protein yang memicu produksi sel-sel induk yang dibutuhkan untuk membuat sel-sel darah.

Laki-laki yang menyumbangkan darah sebaiknya menunggu minimal 12 minggu sebelum mendonor lagi. Sedangkan bagi perempuan, sebaiknya menunggu 16 minggu. Alasannya karena laki-laki biasanya memiliki simpanan zat besi lebih banyak yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah.

(pah/vit)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit