detikhealth

Ulasan Khas Kehamilan Berisiko

Hamil di Luar Kandungan, Apa Penyebabnya?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 16/10/2013 14:07 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Dari berbagai gangguan saat hamil, salah satu yang cukup berisiko adalah kehamilan di luar kandungan atau disebut juga ectopic pregnancy. Hamil salah tempat ini berisiko menyebabkan kematian ibu maupun bayi yang dikandungnya.

Pakar kandungan dan kebidanan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Dwiana Ocviyanti, SpOG(K) mendefinisikan kehamilan di luar kandungan sebagai kehamilan yang berada di luar rahim. Normalnya, janin menempel di dinding endometrium yang terletak di rongga rahim. Namun pada kehamilan di luar kandungan, janin tumbuh di saluran telur.

Kehamilan yang tidak normal ini berisiko membuat saluran telur pecah karena terdesak oleh pertumbuhan janin. Bila hal itu terjadi, akibatnya bisa sangat fatal.

"Akibatnya saluran telur bisa pecah karena saluran telur itu kecil, sementara ada bayi yang ukurannya besar," kata dr Ovi demikian ia kerap disapa, dalam perbincangan dengan detikHealth seperti ditulis pada Rabu (16/10/2013).

Pecahnya saluran telur bisa menyebabkan sang ibu merasa sangat kesakitan dan kadang-kadang langsung pingsan. Bila tidak tertangani, risiko terburuknya adalah perdarahan. Untuk mencegahnya, biasanya kehamilan dihentikan dengan obat atau operasi.

"Risiko hamil di luar kandungan, kalau tidak ibunya yang meninggal ya bayinya yang meninggal," sambung dr Ovi.

Biasanya, kehamilan di luar kandungan bisa terdeteksi dalam pemeriksaan USG (Ultrasonografi). Bila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan tersebut, maka janin akan diangkat agar tidak membahayakan ibu yang mengandungnya.

Tidak diketahui pasti penyebab hamil di luar kandungan. Namun dokter kandungan dari RS Bunda Jakarta, dr Aryando Pradana alias dr Nando mengatakan ada beberapa gejala yang bisa dikenali selain dari hasil pemeriksaan USG.

"Gejalanya syok atau nyeri yang sangat hebat di perut bawah disertai tanda kehamilan positif," kata dr Nando yang bisa dihubungi di akun Twitter @Nando_dr ini.


(up/vta)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit