detikhealth

Ini yang Sebaiknya Dilakukan Agar Cepat Pulih Pasca Keguguran

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Senin, 04/11/2013 09:01 WIB
Ini yang Sebaiknya Dilakukan Agar Cepat Pulih Pasca KeguguranIlustrasi (Foto: thinkstock)
Jakarta, Saat menghadapi kenyataan dirinya keguguran, setiap wanita pasti mengalami kesedihan yang luar biasa. Namun, selain memulihkan kondisi psikis, wanita yang mengalami keguguran juga harus fokus untuk memulihkan kondisi fisiknya, bagaimana caranya?

"Istirahat setidaknya tiga empat hari setelah itu boleh beraktivitas seperti biasanya. Kalau makan yang penting makanan bergizi seperti yang dianjurkan pada umumnya artinya sesuai dengan kebutuhan kalori dan terpenuhi kebutuhan protein vitamin dan mineralnya," jelas dr Aryando Pradana, SpOG saat berbincang dengan detikHealth dan ditulis Senin (4/11/2013).

Sedangkan, untuk hubungan intim, dokter yang akrab disapa dr Nando ini mengatakan minimal bisa dilakukan setelah si wanita datang bulan pasca melakukan kuret. "Tidak dianjurkan berhubungan sebelum wanita datang bulan selanjutnya," katanya.

Pasca dikuret, wanita dianjurkan melakukan aktivitas seperti biasanya sebab pasca keguguran masih terdapat sisa-sisa darah yang akan keluar seperti flek. Sehingga, dengan banyak aktivitas dan gerak, sisa darah tersebut bisa lebih cepat bersih. Nah, salah satu kondisi yang kerap disebut sebagai tanda-tanda keguguran adalah terjadinya pendarahan. Benarkah jika ibu hamil mengalami pendarahan, sudah pasti ia keguguran?

"Pendarahan saat hamil bisa jadi ancaman keguguran dalam artian jika ditangani secepatnya dan dikenali penyebabnya maka kehamilan bisa diselamatkan. Sebab, pendarahan bisa terjadi karena banyak hal seperti infeksi atau erosi pada leher rahim," kata dr Nando.

Jika terjadi keguguran, untuk membersihkan sisa kantung rahim bisa dengan dua cara yaitu operasi, dengan kuret, atau pemberian obat. "Ibaratnya, kandungan itu seperti buah kelapa dengan daging putihnya adalah kantung rahim. Bila dengan kuret, sisa daging ini harus dikerik dan dibersihkan," jelas dokter yang berpraktik di RS Bunda Jakarta ini.

Sedangkan, jika dengan obat maka perut akan mengeras sampai kram hingga sisa kantung rahim itu bisa dikeluarkan. Hanya saja waktunya agak lama dan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien. Sebab, prosedur ini rata-rata butuh waktu dua tiga hari, tapi tergantung juga dari kondisi pasien. Pada beberapa orang, ada yang dalam waktu satu hari sisa kantung rahim bisa langsung keluar.

Namun ada juga yang sampai berhari-hari. Guna melihat sisa kantung rahim setelah keguguran, dr Nando menyarankan pasien sebaiknya melakukan USG. Ia menambahkan, proses kuret sebaiknya dilakukan di tempat yang alatnya steril dan dikerjakan oleh tenaga medis. "Kalau alatnya tidak disterilisasi dan dilakukan oleh tenaga non medis, itu sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan infeksi sampai kematian," kata dr Nando.

"Pasca kuret, terkadang masih ada sisa darah yang ada di dalam rahim. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena biasanya dalam dua minggu sisa darah akan keluar dengan sendirinya," imbuh dr Nando.

(vit/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit