detikhealth

Merokok Terlalu Muda, Tahap Awal Kecanduan Narkotika

Muamaroh Husnantiya - detikHealth
Selasa, 07/01/2014 16:32 WIB
Merokok Terlalu Muda, Tahap Awal Kecanduan NarkotikaFoto: Ilustrasi/Thinkstock
Yogyakarta, Semakin banyak orang yang mulai merokok pada usia muda. Kebiasaan itu pada umumnya berawal dari coba-coba, iseng-iseng, maupun karena pengaruh lingkungan. Namun, kebiasaan merokok yang dimulai sejak masa remaja perlu diwaspadai. Sebab menjadi perokok saat remaja bisa jadi merupakan pertanda bahwa di kemudian hari orang tersebut akan menjadi pecandu obat-obatan terlarang.

Hal tersebut didasari oleh penelitian yang dilakukan oleh Profesor Dr. Nurul Ilmi Idrus dari Universitas Hasanuddin, Makassar. Ia telah mewawancarai lebih dari 200 pecandu narkoba dan ternyata mayoritas responden menyatakan karir mereka diawali dengan menjadi perokok.

Kebanyakan pecandu narkoba mengawali karirnya dengan merokok pada awal masa remaja. Kebiasaan merokok lantas berlanjut menjadi kebiasaan minum minuman beralkohol dan kemudian berlanjut pada konsumsi pil-pil setan. Demikian diungkap oleh Nurul, Selasa (7/1/2014), dalam seminar bertajuk "Narkoba-like: The Trending Abused of Poli-prescription Drugs among Youth in Contemporary Indonesia" di UGM, Yogyakarta.

"Kebanyakan dari informan yang diteliti itu memulai karir di dalam penggunaan obat-obatan dengan merokok, smoking. Kemudian masuk ke minuman beralkohol dan pil," ungkap Nurul dalam seminar yang dihelat oleh Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) UGM, Yogyakarta.

Pada akhir masa remaja, yang didefinisikan Nurul sebagai usia menjelang 20, mereka biasanya telah menjadi pecandu narkoba. Siklusnya dimulai dari mengisap ganja, menenggak pil ekstasi, shabu, hingga pada puncaknya menjadi konsumen heroin atau putaw. Heroin atau putau dinggap sebagai puncak karir para pecandu narkoba.

Proses yang dialami para pecandu dari awal hingga puncak karir berbeda-beda dan berubah-ubah. Namun, ungkap Nurul, secara garis besar prosesnya diawali dengan coba-coba saja. Setelahnya mereka menjadi terbiasa dan pada akhirnya mencapai tahap kecanduan.

"Mereka mulai dengan experimenting (coba-coba), kemudian menjadi teratur pakai, dan akhirnya menjadi candu," ungkap wanita kelahiran 1965 itu.

Wanita yang menyelesaikan S-3 di Australian National University pada tahun 2003 itu melakukan riset sejak tahun 2012. Ia telah mewawancarai lebih dari 200 pengguna narkoba. Tidak hanya pengguna saja, ia juga mewawancarai siswa dan waria. Metode yang ia gunakan adalah head to toe. Para responden diberi pertanyaan mengenai zat kimia apa saja yang mereka gunakan, mulai dari kepala hingga ujung kaki.

Ada banyak faktor yang membuat seseorang bisa terjerumus dalam dunia narkoba, seperti faktor keluarga dan lingkungan. Beberapa orang menjadi pecandu karena ada anggota keluarga mereka yang merupakan pengguna narkotika. Namun kebanyakan adalah pengaruh dari teman. Oleh karena itu, para remaja yang memiliki kebiasaan merokok sebaiknya mulai dipantau dengan ketat agar tidak terjerumus menjadi pengguna narkotika.


(vit/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit