detikhealthxx

Diet Experience

Berat Badan Fairuz Turun 22 Kg Berkat Diet OCD dan Joging, Yuk Coba!

Fairuz Nur Khairunnisa - detikHealth
Selasa, 07/07/2015 16:15 WIB
Before
After
Surakarta - Merasa punya bakat gemuk tak membuat Fairuz Nur Khairunnisa (17) menyerah untuk berusaha menurunkan berat badannya. Dengan tinggi badan 167 cm dan bobot 85 kg, kini ia sudah jauh lebih percaya diri berbobot 63 kg.

Seperti diceritakan Fairuz kepada detikHealth dan ditulis pada Selasa (7/7/2015), berikut kisah suksesnya menurunkan berat badan sebanyak 22 kg dalam waktu 8 bulan:

Sejak kecil saya sudah memiliki tubuh yang besar dan tinggi, berbeda dengan anak-anak lain seusia saya. Selain itu saya juga pernah mencoba berbagai diet namun selalu gagal. Sempat sakit, saya jadi takut melakukan program penurunan berat badan lagi.

Begitu duduk di bangku SMA, saya pun disibukkan dengan berbagai les, ekskul, dan aktivitas lainnya. Ini membuat saya sering lapar dan sering berlebihan makan. Terlebih lagi ibu sering membelikan nasi goreng dan mi rebus pada malam hari. Sampai kemudian saat masuk kelas 3, saya tersadar kalau berat badan saya sudah sangat berlebihan.

Sempat ragu untuk menurunkan berat badan karena sudah banyak diragukan orang, saya kemudian jadi termotivasi. Awalnya saya mencoba mengganti nasi putih dengan nasi merah dan makanan yang tidak digoreng, hanya sayur dan buah. Sayangnya ini justru membuat saya bosan dan berat badan tak kunjung turun. Yang ada berat saya justru naik karena saat akhir pekan saya makan gorengan banyak sekali sebagai reward kepada diri sendiri.

Saya kemudian diberitahu teman saya tentang diet OCD. Saya pun mencobanya, dalam dua bulan berat badan saya turun 3 kg. Padahal saya saat itu jarang olahraga. Penurunan bobot ini membuat saya menginginkan hasil yang maksimal. Oleh sebab itu, saya mulai serius mengubah pola makan dan olahraga.

Saya makan dengan nasi merah atau kentang rebus, selain itu saya juga memperbanyak sayuran dan mengganti camilan gorengan dengan buah-buahan. Sebelum berangkat sekolah saya selalu menyempatkan diri lompat tali minimal 3 menit dan jika ada pelajaran olahraga, saya skip OCD dengan sarapan oatmeal yang diberi pisang dan stroberi.

Sore harinya saya menyempatkan dengan joging di 5-10 kali putaran di Stadion Manahan dengan menggunakan jaket. Kegiatan ini rutin saya lakukan bersama teman karena saya pikir jika dilakukan bersama partner akan lebih menyenangkan dan termotivasi. Selain itu 1-2 pekan sekali saya sempatkan juga untuk fitness dan yoga agar tubuh terlihat kencang dan tidak kendur.

Mengikuti pola makan seperti ini, saya jadi lebih baik dalam mengontrol makan dan tidak rakus lagi. Wajah juga terlihat cerah dan tidak kusam lagi karena saya sering minum air putih.

Baca juga: Diet OCD Plus Rajin Latihan Angkat Beban Sukses Bikin Faris Turun Bobot 25 Kg!


(ajg/vta)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close