detikhealth

Tetap Sehat Saat Lebaran

Obat Ambeien Laris Saat Lebaran, Kurang Makan Sayur dan Buah?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sabtu, 18/07/2015 09:54 WIB
Obat Ambeien Laris Saat Lebaran, Kurang Makan Sayur dan Buah?Foto: Thinkstock/gpointstudio
Jakarta, Penjualan obat-obat tanpa resep di apotek cenderung meningkat di hari lebaran. Salah satunya obat ambeien, yang diyakini terkait pola makan serba enak di hari yang spesial tersebut.

"Akhir-akhir ini obat ambeien juga ikut laris," kata Wawan, seorang apoteker di Yogyakarta saat dihubungi detikHealth, Sabtu (18/7/2015).

Wawan tidak tahu persis penyebabnya, namun ia meyakini hal ini berhubungan dengan pola makan. Saat lebaran, menu makanan didominasi oleh makanan bersantan, berdaging, dan cenderung kurang serat. BAB (Buang Air Besar) jadi tidak lancar, sehingga memicu kekambuhan ambeien alias wasir.

Baca juga: Kelelahan Saat Mudik, Waspadai Diare di Hari Spesial

Secara umum, konsumsi buah dan sayuran di Indonesia memang tecatat sangat rendah. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) mencatat, asupan sayur dan buah di Indonesia hanya 91 gram/hari, hanya setengah dari konsumsi masyarakat di Thailand dan Filipina.

Bahkan dibandingkan Singapura, konsumsi buah dan sayur di Indonesia hanya seperlima. Untuk mencukupi asupan serat dan vitamin, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan konsumsi sayur dan buah minimal 5 porsi sehari.

"Perbanyak makan buah dan sayur! Selain untuk mengimbangi agar tidak makan lemak terlalu banyak, memang secara umum konsumsi buah dan sayur kita masih rendah," pesan Kepala Balitbangkes, Prof Tjandra Yoga Aditama, SpP(K).

Selain obat ambeien, beberapa jenis obat lainnya juga laku keras di hari lebaran. Di antaranya obat hipertensi, obat kolesterol, obat asam lambung, obat pusing dan nyeri kepala, serta obat flu. Faktor kelelahan dan pola makan yang tidak sehat di hari lebaran cenderung memicu kekambuhan penyakit kronis.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Agar Tak Keracunan Saat Lebaran(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit