detikhealth

Air Hujan Terkontaminasi Polusi, Jangan Lupa Mandi Setelah Kehujanan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Kamis, 11/02/2016 20:00 WIB
Air Hujan Terkontaminasi Polusi, Jangan Lupa Mandi Setelah KehujananFoto: thinkstock
Jakarta, Pesan untuk segera mandi setelah kehujanan sering disampaikan oleh orang tua. Dikatakan mandi setelah kehujanan menjauhkan diri dari pusing dan demam. Benarkah?

dr Ahmad Fuady, MSc, Kepala Klinik Dokter Keluarga Kayu Putih, Jakarta Timur, mengatakan mandi setelah hujan-hujanan memang perlu. Alasannya, membilas tubuh dari air hujan yang kini sudah terkontaminasi polusi.

"Sebaiknya mandi setelah hujan-hujanan karena air hujan, apalagi dengan kondisi langit yang penuh polusi seperti ini, perlu dibilas. Setelah itu, segera keringkan diri," tutur dr Ahmad kepada detikHealth, Kamis (11/2/2016).

Baca juga: Musim Hujan, Cukupi Kebutuhan Tidur Agar Tak Gampang Kena Penyakit

Di musim hujan, peluang kehujanan di jalan ketika akan berangkat atau pulang kantor memang tinggi. Air hujan yang sudah terpapar polusi bisa mengakibatkan efek negatif bagi tubuh, dan harus segera dikeringkan.

"Jangan biarkan badan berbasah-basahan, atau lembab, apalagi membiarkan diri dengan kondisi tersebut di ruangan ber-AC," tambahnya lagi.

Membiarkan diri dalam kondisi lembab di ruangan dingin dapat membuat tubuh melemah. Akibatnya, seseorang akan lebih rentan terserang penyakit infeksi seperti demam berdarah, diare, hingga common cold dan influenza yang rentan menyerang di musim hujan.

Selain menghindari hujan-hujanan, dr Ahmad juga mengingatkan untuk melakukan pencegahan. Dengan pencegahan, risiko terserang penyakit pun akan semakin berkurang.

"Jaga kondisi badan agar terus tetap fit, makan-makanan dengan asupan nutrisi yang baik. Suplementasi kadang dibutuhkan," tutupnya.

Baca juga: Bercinta Makin Menggairahkan di Tengah Cuaca Dingin dengan Posisi Begini

(mrs/vit)


 
Baca Juga
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit