detikhealth

Sakit Kepala? Menggigit Pensil Mungkin Bisa Jadi Solusi

Nurvita Indarini - detikHealth
Minggu, 14/02/2016 08:30 WIB
Sakit Kepala? Menggigit Pensil Mungkin Bisa Jadi SolusiFoto: thinkstock
Jakarta, Saat sakit kepala, jangan buru-buru langsung minum obat. Mungkin Anda hanya perlu menggigit pensil sesaat. Diyakini menggingit pensil bisa melemaskan otot-otot di rahang, sehingga bisa meredakan ketegangan yang memicu nyeri.
 
Dr Jane Leonard mengatakan sebagian besar ketegangan yang berujung pada sakit kepala dipicu oleh stres, kecemasan, kelelahan dan gangguan emosi. Tekanan otot di wajah, leher, rahang dan kulit kepala membuat seseorang mengalami sakit kepala.

Disfungsi TMJ (temporomandibular joint) juga bisa membuat tekanan yang berujung pada sakit kepala. Biasanya terjadi karena sering mengencangkan rahang ataupun menggemerutukkan gigi saat tidur. Karena itu menurut Leonard, menggigit pensil bisa membantu mengendurkan otot rahang.

"Ini merupakan latihan untuk mengendurkan otot-otot yang terlibat dalam fungsi mengunyah," ucap Leonard yang emmiliki sejumlah klinik di London and Manchester, seperti dikutip dari Express Online, Minggu (14/2/2016).

Baca juga: TMJ Disorders, Gangguan Sendi Rahang

Rahang, sambung Leonard, merupakan salah satu sendi di tubuh manusia yang paling kompleks. Gangguan TMJ sendiri umumnya tidak dapat didiagnosis berdasarkan gejala yang jelas. Namun umumnya ditandai dengan rasa nyeri rahang, sekitar telinga, juga sakit kepala.

Sendi rahang melekat pada tulang tengkorak (cranium), sendi ini mempunyai fungsi untuk mengunyah, menguap, berbicara, dan lain-lain. Masalah timbul ketika cakram (disk) di area tersebut tidak berada di posisi yang semestinya. Selain karena kebiasaan mengencangkan rahang ataupun menggemurutukkan gigi saat tidur, keausan akibat usia juga bisa jadi penyebab.

Beberapa gangguan TMJ dapat menghilang dengan sendirinya atau tidak memerlukan perawatan. Namun pada kondisi yang lebih parah dan lebih sering menimbulkan gejala dapat dilakukan perawatan untuk mengatasinya.

Sakit kepala juga bisa terjadi akibat postur tubuh yang buruk, sehingga meningkatkan tekanan pada leher.Pakar menyebut 80 persen ketegangan di kepala yang berimbas pada sakit kepala disebabkan oleh otot leher.

Julie Sugrue, seorang fisioterapis, menuturkan kepala dan leher memiliki setidaknya 36 kelompok otot, di mana 20 di antaranya bisa menyumbang nyeri di kepala apabila mendapat tekanan berlebihan. Karena itu disarankan menjaga postur tubuh agar tidak terlalu membebani area leher.

Baca juga: Sleep Bruxism, Gigi Gemerutuk Saat Tidur

(vit/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit