detikhealth

Jangan Anggap Remeh, Sarapan Bantu Tubuh Bakar Kalori Lebih Banyak

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Senin, 15/02/2016 07:15 WIB
Jangan Anggap Remeh, Sarapan Bantu Tubuh Bakar Kalori Lebih BanyakFoto: thinkstock
Jakarta, Mereka yang sedang ingin menurunkan berat badan seringkali memilih untuk melewatkan waktu makan, termasuk sarapan. Padahal sarapan justru membantu proses pembakaran kalori lho.

Sebab sarapan dapat membuat tubuh membakar lebih banyak kalori. Selain itu, sarapan juga membantu tubuh mengontrol gula darah lebih baik. Demikian disampaikan oleh peneliti dari The University of Bath, Inggris.

Seperti dikutip dari Times of India, Senin (15/2/2016), para peneliti mengamati perbandingan keseimbangan energi yang terjadi pada tubuh responden ketika mereka tak sarapan. Hasil ini kemudian dibandingkan dengan mereka yang rutin sarapan.

Peneliti memisahkan sejumlah responden menjadi dua kelompok, yakni kelompok sarapan dan kelompok tak sarapan. Kelompok yang tidak sarapan tidak mengonsumsi kalori sama sekali sampai pukul 12 siang. Sementara mereka yang masuk ke dalam kelompok sarapan diberikan sarapan sekitar 700 kalori sampai sebelum pukul 11 siang.

Baca jugaCegah Obesitas, Pilih Menu Tinggi Protein untuk Sarapan Anak

Mereka yang diberi sarapan mengalami dampak yang lebih kecil terhadap keinginan ngemil. Hasil lainnya menunjukkan bahwa mereka justru mengeluarkan lebih banyak energi, yakni sekitar 442 kalori. Mereka yang makan sarapan juga memiliki kontrol gula darah yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang tidak sarapan.

"Temuan utama dari studi kami menunjukkan bahwa mereka yang terbiasa sarapan membakar lebih banyak kalori," ujar peneliti utama dari University of Bath, James Betts.

Lantas seperti apa menu sarapan yang dianjurkan? Dijelaskan ketua umum PERGIZI Pangan Indonesia Prof Dr Ir Hardinsyah bahwa sarapan harus memiliki kandungan gizi seimbang protein dan serat.

"Sarapan nggak cukup hanya kenyang saja. Harus terpenuhi kebutuhan zat gizinya karena selain otak, tubuh kita butuh energi untuk bekerja dan energi itu kita peroleh bukan hanya dari karbohidrat," kata Prof Hardin kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Sumber protein dapat diperoleh misalnya dari telur, tempe, susu, atau daging-dagingan. Sementara itu untuk serat dapat diperoleh dari buah-buahan, sayur, dan juga gandum utuh.(ajg/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit