detikhealth

Boros dan Kurang Sabar Bisa Jadi Indikator Pemicu Kegemukan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Kamis, 15/09/2016 12:04 WIB
Boros dan Kurang Sabar Bisa Jadi Indikator Pemicu KegemukanFoto: iStock
Jakarta, Kenaikan berat badan tak melulu soal keliru memilih pola makan. Penelitian terbaru mengungkap, ini juga ada kaitannya dengan pandai tidaknya seseorang dalam mengelola keuangannya.

Hal ini dikemukakan peneliti dari Newcastle University, Inggris yang juga dosen ilmu ekonomi, Heather Brown. Heather mengamati kondisi ini dari aspek cara orang Inggris menghabiskan uangnya.

Ia juga menggunakan data pendapatan, tabungan, status pernikahan dan tiga ukuran kegemukan tubuh: BMI (indeks massa tubuh), persentase kegemukan tubuh dan lingkar pinggang serta rekam medis dari 15.591 orang Inggris.

Hasilnya menarik, sebab peneliti menemukan bahwa orang yang gemar menabung rata-rata memiliki lingkar pinggang 1,18 inci atau 3 cm lebih kecil ketimbang mereka yang boros. Namun perbedaan ini juga lebih menonjol pada wanita daripada pria.

Baca juga: Agar Terhindar Risiko Diabetes, Biasakan Bawa Bekal dari Rumah

"Kami juga melihat, individu dengan tingkat preferensi waktu (indikator ketidaksabaran) yang lebih tinggi juga enggan menginvestasikan aktivitasnya untuk mendapatkan gratifikasi yang tidak instan, seperti berolahraga dan makan sehat," tandasnya seperti dilaporkan Journal Social Science and Medicine.

Artinya, mengapa orang yang gemuk cenderung boros? Sebab mereka ingin mendapatkan gratifikasi instan secepatnya. Lain halnya dengan orang yang gemar menabung. Karena kebiasaannya menyimpan uang atau berhemat, mereka cenderung lebih bersabar, termasuk dalam hal memilih makanan atau menjaga berat badannya.

"Orang-orang harus diajari pentingnya berinvestasi untuk masa depan mereka, entah itu menabung uang atau membiasakan makan makanan sehat, daripada hanya menuruti keinginan sesaat mereka," tegas Heather.

Baca juga: Trik Sederhana untuk Bohongi Tubuh Agar Tak Mencomot Banyak Makanan(lll/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit