detikhealth

Jika Begini Caranya, Jalan-jalan di Mal Bisa Bikin Lebih Sehat Lho

Edwin Ramadi - detikHealth
Sabtu, 17/12/2016 14:12 WIB
Jika Begini Caranya, Jalan-jalan di Mal Bisa Bikin Lebih Sehat Lho Foto: thinkstock
Jakarta, Apakah Anda termasuk orang yang suka 'nge-mal' saat akhir pekan? Jika iya, 'hobi' yang satu ini bisa bikin Anda lebih sehat, asal tahu caranya. Seperti apa?

Anda hanya perlu berjalan-jalan saja di mal. Seperti diketahui mal umumnya cukup besar, sehingga berjalan-jalan menjelajah mal bisa menjadi kegiatan jalan kaki yang menyenangkan.

"Olahraga jalan kaki bisa Anda lakkan saat berada di mal, Jalan kaki dapat meningkatkan denyut jantung dan membakar kalori," kata Jeff Cwynar, president of Pro Fitness of New Castle, Inc,. New Castle, Pennysylvania, seperti dikutip dari Readers Digest.

Untuk membuat tubuh menjadi bugar, sebaiknya diperlukan berjalan kaki minimal 30 menit dalam sehari. Jika ingin menurunkan berat badan, Anda harus tingkatkan waktu keliling di mal selama 45-60 menit.

Hal tersebut sudah dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kesehatan. Meskipun sebenarnya berjalan kaki di mal akan berhenti setiap 10-15 menit untuk sekadar melihat barang favorit.

Namun, untuk hasil yang lebih maksimal, lebih baik berjalan normal selama 5-7 menit untuk sekali jalan sebagai pemanasan. Pemanasan penting guna mencegah kemungkinan kaki pegal akibat jarang olahraga.

Baca juga: Happy dan Jalan Kaki, Rahasia Rano 'Si Doel' Karno Jaga Kebugaran Tubuh

Kemudian mulai tingkatkan intensitas jalannya. Berjalan dengan kecepatan yang nyaman tapi cepat dan terus tingkatkan intensitas kecepatan Anda dari waktu ke waktu agar lebih bermanfaat.

"Cobalah untuk meningkatkan intensitas, waktu, jarak, kecepatan dan frekuensi jalan kaki agar lebih bermanfaat," tutup Jeff.

Biasanya di mal ada supermarket, bukan? Nah, Anda juga bisa lebih bugar sembari belanja di supermarket. Untuk itu, tim peneliti dari Harvard University menyarankan Anda membawa belanjaan dengan keranjang ketimbang kereta dorong.

Ini berdasar penelitian pada sejumlah partisipan yang dibagi menjadi dua kelompok, yang satu diminta menggunakan tas ransel yang berat sedangkan satunya membawa tas yang lebih ringan. Kemudian saat kedua kelompok diberi pilihan antara mengonsumsi camilan sehat seperti buah atau cokelat batangan, orang yang membawa tas ransel berat 78 persen memilih buah, sebaliknya hanya 48 persen partisipan yang membawa tas yang ringan yang memilih camilan sehat.

Baca juga: Doyan Belanja Sekaligus Ingin Kurus? Bisa, Begini Caranya(vit/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit