detikhealth

Remaja 12 Tahun Buktikan Khasiat Teh Hijau untuk Cegah Kanker

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 21/04/2017 13:34 WIB
Remaja 12 Tahun Buktikan Khasiat Teh Hijau untuk Cegah KankerFoto: Facebook
Georgia , Usianya mungkin masih 12 tahun. Tetapi remaja ini sudah berhasil menemukan senyawa yang bisa melawan kanker dari teh hijau.

Namanya Stephen Litt. Ketertarikannya pada penelitian kanker bersemi saat dua teman keluarganya didiagnosis dengan kanker payudara. Hal ini mendorongnya membaca banyak literatur tentang kanker.

Hingga suatu ketika ia menemukan sebuah artikel yang menunjukkan adanya penurunan tren kanker di Jepang karena kebiasaan masyarakatnya mengonsumsi teh hijau. Di artikel itu disebutkan bahwa antioksidan yang terkandung dalam teh hijaulah rahasia penurunan itu.

Dengan dibantu sang ayah, Leslie yang juga seorang ahli kimia, Stephen kemudian membangun laboratorium kecil-kecilan di rumah mereka. Sebagai obyek percobaan, ia menggunakan cacing planaria cacing, dan membeli 100 ekor untuk keperluan riset.

Stephen dan Leslie sengaja menggunakan cacing planaria karena jenis ini diketahui memiliki sel punca bernama neoblasts yang dapat memiliki perilaku mirip sel kanker. Menurut Stephen, jika fungsi neoblasts ini dihentikan, maka ia meyakini ini bisa jadi obat kanker.

Setelah itu cacing-cacing tersebut dibagi ke dalam empat kelompok dan dipapari empat bahan berbeda selama empat minggu. Satu kelompok dipapari antioksidan yang terkandung dalam teh hijau, yang disebut 'epigallocatechin-3 gallate' (EGCG).

Kelompok kedua dipapari EGCG selama 24 jam dan juga dua karsinogen; kemudian kelompok ketiga dipapari karsinogen saja, sedangkan kelompok keempat sebagai kontrol hanya dipapari air mineral.

Remaja 12 Tahun Buktikan Khasiat Teh Hijau untuk Cegah KankerFoto: Facebook


Karsinogennya adalah cadmium sulfate dan 12-O-Tetradecanoylphorbol-13-acetate (TPA) yang diracik sendiri oleh Leslie sehingga putranya tidak perlu bersentuhan dengan bahan-bahan berbahaya tersebut.

Baca juga: Bisakah Kanker Sembuh dengan Herbal?

Stephen lalu menganalisis hasilnya menggunakan mikroskop yang dihadiahkan oleh sang kakek. Setelah beberapa waktu, terlihat bahwa cacing planaria yang terpapar EGCG dan karsinogen terbukti tidak memiliki tumor dalam tubuhnya.

"Kami masih jauh dari menemukan obat kanker untuk manusia, karena DNA cacing dan manusia berbeda. Tetapi ini bisa memberikan wawasan baru tentang apa yang bisa dilakukan dengan sel kanker pada manusia," kata Leslie tentang temuan putranya.

Berkat temuannya ini, Stephen berhak menggondol perhargaan di Georgia Science and Engineering Fair, dan mendapatkan pujian dari berbagai peneliti di penjuru negeri.

Stephen juga mendapatkan penawaran dari Michael Levin, direktur Allen Discovery Center, Tufts University yang mengundang remaja ini untuk mengunjungi laboratorium mereka. Stephen tentu gembira karena akhirnya bisa merasakan berada di dalam laboratorium betulan walaupun hanya sebentar.

Baca juga: Kandungan Antioksidan dalam Mangga Disebut-sebut Bisa Mencegah Kanker

Nyatanya meski menggemari hal-hal berbau riset, Stephen juga tak ubahnya remaja sebayanya. Remaja asal Marietta, Georgia itu masih aktif di kepanduan, berlatih karate, bermain tenis, bahkan menjadi salah satu pemain instrumen tiup oboe terbaik di negara bagian.

"Ia bahkan masih punya waktu untuk bermain video games di komputernya," imbuh Leslie seperti dilaporkan CNN.

Tahun-tahun berikutnya, Stephen berharap bisa mendapatkan mikroskop yang lebih baik atau menggunakan laboratorium di universitas yang lebih lengkap agar bisa melakukan transplantasi jaringan kanker payudara ke tubuh cacing-cacing tersebut.

Remaja 12 Tahun Buktikan Khasiat Teh Hijau untuk Cegah KankerFoto: Facebook


(lll/vit)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close