detikhealth

Lidah Tertelan, Bisakah Sebabkan Hipoksia?

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Rabu, 18/10/2017 16:06 WIB
Lidah Tertelan, Bisakah Sebabkan Hipoksia?Kabar soal hipoksia mengiringi kematian kiper legendaris Persela Lamongan, Choirul Huda. Choirul disebut mengalami lidah tertelan yang berujung pada hipoksia. Foto: Rahbani Syahputra/Antara Foto
Jakarta, Kabar soal hipoksia mengiringi kematian kiper legendaris Persela Lamongan, Choirul Huda. Choirul disebut mengalami lidah tertelan yang berujung pada hipoksia.

Hipoksia sendiri adalah kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan oksigen. Penyebabnya bermacam-macam mulai dari trauma, keracunan gas, kadar oksigen rendah, gangguan irama jantung, gangguan paru-paru hingga anemia dan pengaruh obat-obatan dapat menyebabkan hipoksia.

Sementara itu, lidah tertelan atau 'tongue swallowing' adalah sebuah istilah yang digunakan ketika terjadinya penyumbatan saluran pernapasan terjadi ketika seseorang tidak sadarkan diri karena lidah.

Baca juga: Hipoksia dan Kaitannya dengan Kematian Kiper Choirul Huda

Saat kesadaran menurun, otot pada tubuh akan meregang termasuk lidah sehingga ia bisa menghalangi saluran pernapasan.

Jika tidak ditangani, lidah tertelan bisa membuat seseorang sesak napas, dan secara otomatis kekurangan oksigen. Hal inilah yang disebut-sebut terjadi pada Choirul sebelum meninggal.

Kondisi lidah tertelan pernah dialami oleh beberapa pemain sepakbola terkenal lainnya. Fernando Torres dan John Terry adalah dua nama yang pernah mengalami lidah tertelan namun selamat dari bahaya fatal karena mendapat pertolongan yang tepat.

Kepada detikHealth, fisioterapis dari ARA Physiotherapy, Tangerang, Abdurrasyid SSt, M. Fis, FMSC, mengatakan saat seseorang mengalami trauma dan tidak sadarkan diri, yang pertama kali dilakukan adalah membuka jalur napasnya agar pasokan oksigen ke tubuh tidak terganggu.

"Lihat lidahnya tertelan atau tidak. Kalau tertelan langsung dikeluarkan," ujar Abdurrasyid, baru-baru ini.

Saat membuka celah mulut untuk jalan bernapas, kepala harus sedikit didengakkan agar jalur napas bisa lebih lancar. Hal ini proses paling penting agar tidak memperburuk kondisi pemain.

Baca juga: Lidah Tertelan, Risiko Cedera Umum yang Bisa Mengancam Nyawa Atlet

(mrs/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit