detikhealth

Banyak Minum Alkohol Turunkan Kualitas Sperma

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 15/11/2017 09:00 WIB
Banyak Minum Alkohol Turunkan Kualitas SpermaMinum alkohol terlalu banyak dapat menyebabkan penurunan kualitas sperma yang dihasilkan seseorang. Foto: Thinkstock
Jakarta, Pada umumnya wanita dilarang memiliki kebiasaan tak sehat seperti merokok atau mengonsumsi alkohol sebab mereka memiliki kodrat untuk mengandung. Namun ternyata pria pun dilarang melakukannya jika ingin punya keturunan.

Hal ini dibuktikan dalam lewat penelitian pada hewan dan manusia. Studi pada tikus menunjukkan bahwa satu dosis ethanol (salah satu komposisi dari minuman beralkohol) yang masuk ke dalam perut tikus dapat memicu kerusakan pada testis yang berakibat pada kerusakan sel-sel yang berperan penting dalam pembentukan sperma.

Percobaan lain di mana tikus jantan diberi alkohol selama 10 pekan menunjukkan bahwa konsentrasi sperma mereka menurun, begitu pula dengan kemampuan 'renang' sperma mereka. Bahkan tak ada satupun tikus yang berhasil membuahi betinanya.

Sebagai pembanding, studi terbaru yang dilakukan terhadap 1.221 pria muda asal Swedia (usia 18-28 tahun. Makin banyak alkohol yang dikonsumsi partisipan dalam sepekan, makin besar pula penurunan konsentrasi, jumlah dan motilitas (kemampuan gerak) sperma mereka.

Bahkan kaitan ini terlihat pada mereka yang hanya meminum sedikitnya lima gelas alkohol dalam sepekan, kendati efek paling buruk terlihat pada mereka yang biasanya meminum lebih dari 25 gelas perminggunya. Demikian seperti dikutip dari ABC Australia.


Baca juga: Sperma Juga Bisa Kedaluwarsa, Pria Jangan Kelamaan Menunda Punya Anak


Ironisnya, studi terbatas menyebut pola konsumsi alkohol pada para ayah akan berdampak langsung pada tumbuh kembang anaknya, semisal penurunan pada kemampuan belajar dan perilakunya.

Peneliti belum memahami pasti bagaimana alkohol berdampak terhadap perkembangan sperma, namun diduga alkohol dapat mengubah susunan genetik sperma yang berujung pada perubahan komposisi molekuler saat berlangsungnya pembentukan embrio. Kelak ini berpotensi mengganggu kesehatan si anak.

Sejumlah kondisi pada anak yang dikaitkan dengan konsumsi alkohol ayahnya antara lain leukemia, gangguan jantung, mikrosefali dan penurunan kognitif ringan hingga sedang.

Riset lain menyebut wanita yang pasangannya mengonsumsi 10 gelas alkohol atau lebih dalam sepekan memiliki risiko keguguran hingga 2-5 kali lebih tinggi.

"Yang sudah pasti tidak baik untuk sperma adalah alkohol, begitu juga kebiasaan merokok. Dua hal ini mengandung radikal bebas yang bisa merusak sperma dan membuat fungsinya mengalami penurunan," jelas dr Johannes Soedjono, M.Kes., SpAnd, spesialis andrologi Unit Kesehatan Reproduksi/Andrologi RS AL Dr Ramelan, Surabaya, kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, alkohol juga bisa menghasilkan racun ke liver yang pada akhirnya akan menaikkan produksi protein sexual hormone binding globulin (SHBG) meningkat.

Peningkatan SHBG ini, lanjut dr Johannes, akan mengikat hormon testosteron, sehingga akhirnya jumlah hormon testosteron yang bebas akan menurun. Padahal hormon ini sangat diperlukan sel-sel tubuh untuk membentuk sperma.


Baca juga: Tinggalkan Rokok dan Alkohol Jika Tak Ingin Kualitas Sperma Menurun



(lll/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit