detikhealth

Simpan Sapu Tangan atau Tisu Saat Pilek Tebarkan Kuman?

Erika Kurnia - detikHealth
Rabu, 15/11/2017 14:00 WIB
Simpan Sapu Tangan atau Tisu Saat Pilek Tebarkan Kuman?Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta, Baik tisu atau sapu tangan kerap menjadi barang penting untuk dibawa ketika orang sedang bersin-bersin atau hidung berair karena pilek atau flu. Ketika kedua benda tersebut dipakai berulang dan disimpan dalam kantong, apakah ini bisa sebarkan penyakit?

"Ketika Anda bersin, Anda bisa mengeluarkan banyak virus pada tisu atau sapu tangan Anda," ujar praktisi kesehatan bersertifikat, Dr Aaseema Mugjenkar, seperti dilansir dari Health24, Rabu (15/11/2017).

Berdasarkan perhitungan daya tahan virus di benda mati, virus flu bisa hidup sampai 24 jam pada permukaan keras. Menyentuh tisu atau sapu tangan bekas pakai Anda mungkin tidak membahayakan Anda ketika Anda sudah terinfeksi. Namun, ada risiko tinggi itu bisa menyebarkan ke orang lain.

Baca juga: Kuman Saat Bersin Tak Ditutup: Meluncur 3 Meter, Bertahan 45 Menit

"Penggunaan sapu tangan bahan menambahkan banyak sekresi yang terkontaminasi virus setiap kali Anda menggunakannya. Setiap kali Anda memegang sapu tangan Anda kemudian menyentuh benda lain, Anda akan meningkatkan penyebaran penyakit," tutur Dr Mugjenkar.

Sementara itu, penggunaan tisu berulang sama halnya dengan sapu tangan. Namun, menggunakan tisu sekali pakai untuk menyeka hidung berair atau menahan bersin lebih disarankan.

"Tisu lebih bersih karena bisa dengan mudah dibuang. Anda juga akan mengurangi kesempatan penyebaran infeksi melalui tangan Anda. Tapi, tetap pastikan Anda mencuci tangan setelah memegang tisu atau bersin," pesannya.

Baca juga: Jika Tak Punya Tisu, Arahkan Bersin ke Lengan Baju

(up/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit