detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Kolesterol

Atorvastatin

FOTO:Thinkstock
Indikasi

Indikasi:
Untuk mengobati kolesterol tinggi, dan juga digunakan untuk menurunkan risiko stroke, serangan jantung, atau komplikasi jantung lainnya pada penderita penyakit jantung koroner atau diabetes tipe-2.

Efek Samping:
1. Efek muskoskeletal (myalgia, arthralgia, kram otot); Efek GI (diare, sakit di bagian perut, flatulence); ruam, sakit kepala.
2. Terjadinya myopathy dan biasanya dihubungkan dengan dosis tinggi ketika statin dikombinasikan dengan nicotinic acid (niacin) atau fibrate, pada pasien dengan kerusakan hati atau ginjal, infeksi serius, hipotiroidisme, dan pada pasien usia lanjut. Terjadinya rhabdomyolysis, namun agak jarang. Sarankan pasien untuk segera berkonsultasi dengan dokter, jika tanda-tanda penyakit otot yang mengarah pada myopathy terjadi (khususnya jika disertai oleh demam dan rasa tidak enak badan).

Instruksi Khusus:
1. Dosis harus berdasarakan pada riwayat lipoprotein pasien.
2. Peningkatan dosis harus selesai dalam jarak 4 minggu, sesuai dengan respon pasien hingga tingkat lipoprotein yang diinginkan tercapai.
3. Tidak boleh digunakan pada pasien dengan penyakit liver (hati) kronis.
4. Sebelumnya, fungsi liver (hati) harus dites, setelah 6-12 minggu menjalani terapi dan dengan peningkatan dosis manapun.


Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini


Komentar (0 Komentar)

Halaman: 1
Urutkan berdasar :

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        


    Kalkulator Sehat indeks »
    Database Dokter Obat Penyakit