detikhealth

Perilaku, Emosi, Kejiwaan

Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD)

FOTO:Thinkstock
Gejala

Gejala PTSD biasanya dimulai pada tiga bulan dari peristiwa traumatis yang dialami. Dalam sejumlah kecil kasus, gejala PTSD mungkin tidak muncul sampai bertahun-tahun setelah peristiwa traumatis.

Gejala PTSD bisa datang dan pergi. Gejala tersebut dapat lebih sering muncul ketika mengalami stress biasa, atau ketika mengingat peristiwa yang telah terjadi. Misalnya; melihat laporan berita perkosaan dan kemudian merasa diserang oleh kenangan peristiwa yang dialami sendiri.

Secara medis, PTSD didiagnosis berdasarkan tanda-tanda dan gejala dan evaluasi psikologis yang menyeluruh. Dokter atau profesional kesehatan mental akan meminta untuk menggambarkan tanda-tanda dan gejala yang dialami. Dokter juga akan meminta untuk menggambarkan peristiwa yang mengarah ke gejala PTSD. Pemeriksaan fisik juga diperlukan untuk memeriksa masalah medis lainnya.

Kriteria untuk post-traumatic stress disorder untuk didiagnosis termasuk:
1. Mengalami atau menyaksikan suatu peristiwa yang menyebabkan kematian atau cedera serius, atau ancaman kematian atau cedera serius
2. Reaksi terhadap peristiwa yang menyebabkan rasa takut yang sangat, horor atau rasa tidak berdaya
3. Mengingat kembali pengalaman kejadian tersebut, seperti memiliki gambaran dan kenangan yang menyedihkan, mimpi yang mengganggu, flashback atau bahkan reaksi fisik
4. Mencoba menghindari situasi atau hal-hal yang mengingatkan tentang peristiwa traumatik atau merasa mati rasa secara emosional
5. Merasa seolah terus-menerus waspada sehingga menyebabkan sulit tidur atau berkonsentrasi
6. Gejala berlangsung lebih dari satu bulan
7. Gejala tersebut menyebabkan penderitaan yang signifikan dalam hidup Anda atau mengganggu kemampuan melaksanakan kegiatan sehari-hari

Wajar jika memiliki berbagai perasaan dan emosi yang labil setelah peristiwa traumatis. Perasaan takut dan cemas, kurang fokus, sedih, perubahan pola tidur dan banyak menangis. Mengalami mimpi buruk atau tidak dapat berhenti berpikir tentang kejadian tersebut bukan berarti mengalami PTSD.

Tapi jika pikiran-pikiran dan perasaan yang mengganggu tersebut berlangsung selama lebih dari sebulan dan semakin parah, atau jika mengalami kesulitan mengontrol hidup, segeralah berkonsultasi dengan dokter. Mendapat pengobatan sesegera mungkin dapat membantu mencegah gejala PTSD menjadi semakin buruk.


Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini


Komentar (0 Komentar)

Halaman: 1
Urutkan berdasar :

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        


    Kalkulator Sehat indeks »
    Database Dokter Obat Penyakit