Selasa, 14 Sep 2021 00:00 WIB

Konsumsi Vitamin Lebih Banyak Lebih Baik? Cek Faktanya!

Advertorial - detikHealth
adv milo Foto: Shutterstock
Jakarta - Para orang tua pasti sering bingung ketika ingin memberikan vitamin kepada anak-anak. Mungkin beberapa orang tua juga kebingungan apakah memberikan vitamin lebih banyak maka hasilnya akan lebih baik? Nah berikut faktanya.

Sebelum itu, dilansir dari data Pusdatin Kemenkes di tahun 2016, hasil Riskesdas tahun 2013 memaparkan 93,5% penduduk Indonesia di atas 10 tahun kurang mengonsumsi sayur dan buah.

Padahal sayur dan buah mengandung vitamin dan juga nutrisi yang bagus bagi tubuh. Tetapi dengan angka yang masih tinggi tersebut membuktikan sayur dan buah bukan menjadi pilihan utama makanan bagi masyarakat Indonesia.

Sementara itu, hasil dari Susenas 2016 menemukan konsumsi kalsium dan protein di Indonesia juga masih belum sesuai dengan Angka Kecukupan Kalori/Energi (AKE) yang dipatok di angka 2.150 kkal per kapita dalam satu hari. Adapun hasilnya memperlihatkan AKE di Indonesia masih 2.101,5 kkal atau masih di bawah standar AKE.

Tapi, jangan sampai angka tersebut membuat terburu-buru untuk mengonsumsi vitamin yang ada pada suplemen ya. Sebab, terlalu banyak mengonsumsi vitamin dari suplemen dapat berakibat buruk bagi tubuh.

Dilansir dari laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes, konsumsi vitamin C yang berlebihan akan berbahaya bagi tubuh dan tidak jarang mendatangkan penyakit. Kemenkes juga mengatakan menurut praktisi nutrisi, batas maksimum konsumsi vitamin C untuk orang dewasa setiap harinya tidak boleh lebih dari 200 mg.

Dalam hal ini, praktisi gizi menyepakati dosis harian yang disarankan adalah 45 miligram per hari. Sedangkan batas dosis yang masih dapat ditoleransi oleh tubuh sampai dengan 2000 miligram per hari.

Lalu apa saja bahayanya? Masih dari sumber yang sama, bahaya yang bisa terjadi, antara lain risiko diare dan muntah-muntah, batu ginjal, risiko diabetes, gangguan pada proses pengobatan kanker hingga gangguan pada kulit

Karenanya, hampir setiap vitamin memiliki apa yang dikenal sebagai batas atas, atau jumlah harian yang aman untuk dikonsumsi. Oleh karena itu, bila orang tua ingin memberikan vitamin kepada anaknya pastikan dosisnya cukup rendah sehingga tidak membuat melebihi batas atas harian tersebut.

Selain itu, para orang tua berkonsultasi kepada dokter saat akan memberikan suplemen vitamin dengan dosis yang lebih tinggi pada anak.

adv miloFoto: MILO

Supaya tidak memberikan asupan suplemen yang kurang tepat, sehingga manfaat vitamin B complex dan vitamin lainnya yang didapatkan tidak optimal, para orang tua dapat memenuhi kebutuhan gizi harian dari makanan dan minuman anak.

Salah satunya dengan memberikan mereka Nestlé MILO dengan rasa coklat yang nikmat dan mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh. MILO mengandung kebaikan susu, malt dengan Vitamin (B2, B3, B6, B12, C, D) dan Mineral (Kalsium, Fosfor, Besi).

MILO akan memberikan slow release energi untuk mendukung anak beraktivitas sepanjang hari termasuk aktivitas anak-anak. Bila orang tua juga ingin mengetahui lebih lanjut soal nutrisi bagi anak-anak, bisa mengikuti Kulwap yang diadakan oleh MILO.

Untuk informasi lebih lanjut, bisa dicek di sini. (adv/adv)