Jumat, 10 Jul 2009 11:15 WIB

Zinc Efektif Turunkan Keparahan Diare

- detikHealth
Jakarta - Zinc atau disebut juga dengan Seng merupakan mikronutrien esensial, artinya walaupun dibutuhkan dalam jumlah yang kecil tetapi sangat penting artinya dalam mempertahankan fungsi normal tubuh.

Zinc berperan di dalam sintesa Dinukleosida Adenosin (DNA) dan Ribonukleosida Adenosin (RNA), dan protein. Maka bila terjadi defisiensi Zinc dapat menghambat pembelahan sel, pertumbuhan dan perbaikan jaringan.Zinc umumnya ada di dalam otak, dimana zinc mengikat protein. Kekurangan zinc akan berakibat fatal terutama pada pembentukan struktur otak, fungsi otak dan mengganggu respon tingkah laku dan emosi.

Peranan penting Zinc dalam tubuh manusia dan berbagai penelitian yang menunjukkan Zinc dapat digunakan sebagai tatalaksana diare. Maka pemberian Zinc telah mendapatkan rekomendasi dari WHO dan Unicef sebagai salah satu dari 5 rekomendasi tatalaksana diare, yaitu:
1.Penggunaan oralit formula baru (osmolaritas rendah) dan cairan rumah tangga
2.Lanjutkan pemberian ASI
3.Lanjutkan pemberian makanan
4.Penggunaan antibiotika yang selektif
5.Pemberian suplementasi Zinc selama 10 – 14 hari

Depkes RI juga telah mengadopsi rekomendasi bersama WHO dan Unicef dan saat ini sedang menyosialisasikan program Lima Langkah Tuntaskan Diare (LINTAS DIARE), yaitu:
1.Oralit
2.Zinc 10 hari
3.Teruskan ASI dan makanan
4.Antibiotik Selektif
5.NasihatMekanisme kerja Zinc untuk terapi diare diduga adalah sebagai berikut:
1.Mempengaruhi system imun (pertahanan tubuh) spesifik humoral ataupun selular
2.Mempengaruhi proses penyerapan intestinal dan/atau proses transport sekretorik
3.Memiliki efek penghambatan antimikroba, seperti Salmonella thypi, Salmonella parathypi A, Shigella flexneri, Shogella sonnei.

Dari berbagai penelitian yang dilakukan, Zinc terbukti:
1.Memperpendek durasi diare
2.Mengurangi insiden diare
3.Mengurangi 24% rawat inap di RS akibat diare
4.Mengurangi angka kematian pasien akibat diare

Dosis dan Cara Penggunaan

Untuk bayi umur kurang dari 6 bulan sebanyak 10 mg (setengah tablet Zinc) sekali sehari selama sepuluh hari berturut-turut. Sedangkan untuk anak lebih dari usia 6 bulan diberikan 20 mg (satu tablet Zinc) sekali sehari selama sepuluh hari berturut-turut. Walaupun diare sudah berhenti, lanjutkan pemberian Zinc hingga 10 -14 hari.

PT Indofarma Tbk saat ini telah memasarkan ZINC 20 mg INF yang diproduksi dalam bentuk tablet dispersible yang sangat praktis pemberiannya untuk bayi karena cukup meletakkan tablet dalam sendok kemudian tambahkan beberapa tetes air putih matang, maka tablet akan hancur dengan sendirinya seperti halnya pemberian puyer pada anak. ZINC 20 mg INF diproduksi dengan memperhatikan rasa dan aroma vanilla yang disukai oleh bayi dan anak-anak.

Jadi pastikan Zinc 20 mg INF dan Oralit ada dalam kotak P3K Anda untuk mengobati buah hati Anda dari Diare. (Advetorial Indofarma)

Rekomendasi Obat




(adv/adv)
News Feed