Senin, 28 Nov 2011 12:48 WIB

Kenaikan Berat Badan Anak Paling Banyak Saat Kelas 1-3 SD

- detikHealth
Jakarta - Studi menemukan bahwa anak sekolah dasar kelas 1-3 mendapatkan berat badan lebih banyak dibanding anak-anak SD kelas lainnya.

Studi yang hasilnya dilaporkan dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa peningkatan berat badan terbesar terjadi pada 'masa kritis' di awal sekolah dasar dengan peningkatan indeks massa tubuh yang signifikan yaitu sekitar 5,8 persen yang terjadi pada anak kelas 1-3 sekolah dasar.

Hal ini kemungkinan disebabkan karena saat anak prasekolah sebagian besar anak-anak ini bermain dan terus bergerak, tapi ketika memasuki masa sekolah maka anak-anak ini akan lebih banyak duduk diam dan belajar sehingga lebih sedikit membakar kalori.

Meski kadang anak-anak ini memiliki berat badan yang normal ketika memasuki masa sekolah dasar, tapi tetap ada kemungkinan berat badannya bisa bertambah saat ia mulai sekolah dasar.

Dalam studi ini peneliti melihat data dari sekitar 4.200 anak-anak berkulit putih, 700 anak berkulit hitam dan lebih dari 1.000 anak hispanik dengan menganalisis berat dan tinggi badan anak-anak selama 9 tahun.

"Kami ingin melihat perubahan indeks massa tubuh dari waktu ke waktu, bukan hanya pada anak yang kelebihan berat badan atau obesitas tapi untuk semua anak," ujar penulis studi Ashlesha Datar dari RAND Corporation di Santa Monica, California, seperti dikutip dari Healthland.Time, Senin (28/11/2011).

Diketahui sekitar 40 persen anak-anak memiliki penambahan berat badan sekitar 25 persen pada grafik pertumbuhannya saat sekolah, lalu proporsinya naik menjadi 45 persen hingga ia kelas 3. Tapi peneliti menemukan tidak ada perubahan berat badan yang signifikan saat sekolah menengah.

Datar mengungkapkan kelas pendidikan fisik mungkin tidak bisa dijadwalkan lebih sering, tapi bisa diakali dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler olahraga seperti basket, sepakbola atau kegiatan fisik lainnya.

"Para ahli harus mulai berpikir tentang intervensi yang bisa dilakukan untuk mencegah kelebihan berat badan, karena anak-anak ini lebih senang menghabiskan waktu di depan televisi ketimbang bergerak atau beraktivitas fisik," ujar Datar.




(ver/ir)
News Feed