Rabu, 23 Mei 2012 12:31 WIB

Anak Kecanduan Gadget Karena Meniru Orangtua Sejak Kecil

- detikHealth
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta - Orangtua yang selalu mengotak-atik smartphone atau iPad di depan anak-anaknya berisiko mengabaikan anak-anaknya. Anak-anak ini berisiko mengalami ketergantungan terhadap layar peralatan elektronik, baik smartphone, ipad ataupun gadget lain seumur hidupnya.

"Generasi muda nantinya akan tumbuh dengan kecanduan terhadap komputer, televisi dan smartphone. Kecanduan ini identik dengan kecanduan alkohol yang mencolok," kata Dr Aric Sigman seperti dilansir Telegraph, Rabu (23/5/2012).

Dr Sigman adalah ahli biologi dan anggota British Psychological Society. Ia memaparkan bukti penelitian yang menunjukkan hubungan antara tingginya tingkat penggunaan gadget dengan risiko penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

Saat menginjak usia 7 tahun, anak-anak ini akan menghabiskan total waktunya untuk menonton layar gadget sekitar 1 tahun penuh. Efek dari terpapar layar gadget ini untuk jangka panjang akan mengubah sirkuit otak anak-anak seperti yang terjadi pada kecanduan obat atau alkohol.

"Paparan layar gadget akan melepaskan hormon dopamin, zat kimia yang memainkan peran penting dalam memberikan hadiah dalam sistem otak dan berhubungan dengan pembentukan sifat ketergantungan atau kecanduan," kata dr Sigman.

Diperkirakan, remaja saat ini menghabiskan waktu sampai 6 jam sehari memantengi smartphone-nya. Anak-anak yang berumur 10 tahun saat ini rata-rata melihat 5 layar gadget yang berbeda di rumah dan menonton 2 atau lebih layar dalam waktu bersamaan.

Anak laki-laki yang orangtuanya menonton televisi lebih dari 4 jam sehari memiliki kemungkinan lebih dari 10 kali memiliki kebiasaan yang sama dengan orang tuanya dibandingkan yang orangtuanya jarang menonton televisi.

Dalam pertemuan tahunan Royal College of Paediatrics and Child Health di Glasgow, dr Sigman menganjurkan kepada para orangtua untuk mengontrol penggunaan gadgetnya di rumah.

Dr Sigman menyarankan agar anak berusia di bawah 3 tahun sebaiknya tidak diperbolehkan terpapar layar gadget atau televisi sama sekali. Anak-anak yang berusia di bawah 7 tahun juga tidak boleh menonton layar gadget atau televisi lebih dari 1 jam sehari.

"Belajar membaca wajah, ekspresi dan bahasa tubuh seseorang sangat penting untuk mengembangkan empati. Namun anak-anak saat ini tidak mendapatkan pengalaman yang cukup untuk dapat melakukannya," kata Sue Palmer, penulis buku 'Toxic Childhood'.





(pah/ir)