Senin, 21 Okt 2013 19:30 WIB

Haruskah Orang Tua Gunakan Kekerasan Agar Anak Jadi Penurut?

- detikHealth
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Untuk mendidik anak, ada yang mengatakan sebaiknya tidak menggunakan kekerasan karena bisa membuat anak tumbuh sebagai sosok pelawan. Tapi justru ada beberapa anak yang bisa menurut pada orang tua jika dipukul atau dijewer terlebih dulu. Sebenarnya, mana cara yang paling tepat mendidik anak?

"Nggak bisa dipukul sama rata anak dididik menggunakan kekerasan atau sebaliknya tidak dengan kekerasan. Masing-masing anak secara individual memiliki kebutuhan dan karakter sendiri-sendiri, jadi nggak bisa disamain, makanya orang tua harus menyesuaikan," jelas dokter spesialis kesehatan jiwa, dr Tun Kurniasih Bastaman, SpKJ(K), beberapa waktu lalu kepada detikHealth dan ditulis pada Senin (21/10/2013).

Ia menambahkan cara mendidik anak termasuk ingin menjadikan anak seperti apa juga harus disesuaikan dengan temperamen atau pembawaan mereka masing-masing. Contohnya, anak-anak yang cenderung mandiri dan berani, tidak bisa dibuat orang tuanya untuk menjadi anak yang penurut. Karena pemikiran orang tuanya, definisi anak yang baik adalah yang penurut.

"Atau anak yang pemalu, sementara orang tuanya ekspektasinya dia harus berani, disuruh tampil di depan banyak orang. Itu anak sudah ketakutan lho karena mereka itu dasarnya pemalu. Nah orang tuanya nggak ngerti hanya demi ambisi saja," tambah dr Tun.

Jika anak mendapat didikan atau perlakuan yang tidak sesuai karakternya, menurut dr Tun itu bisa jadi sumber stres si anak. Ibu satu anak ini juga mengatakan bahwa peran seorang ibu sebenarnya tidak terlalu muluk-muluk. "Kalau untuk ibu itu just to be a good enough mother, bukan yang ideal. Good enough mother itu adalah ibu yang tahu kapan anak membutuhkannya terus dia ada di sana," kata dr Tun.

Satu hal terpenting yang mempengaruhi karakter tersebut adalah naluri keibuan dari sang ibu yang bisa mengenal kebutuhan anak tak hanya secara fisik tapi juga secara emosional. Namun, dr Tun mengingatkan bahwa kedekatan ibu dan anak juga harus disesuaikan. "Itu tergantung dari tahapan usia anak tersebut. Jadi teknik pengasuhan anak juga harus disesuaikan dengan usianya," sambung dr Tun.



(vit/vit)