Jumat, 25 Sep 2015 10:37 WIB

Anak Pendiam dan Pemalu

Jangan Salah, Ada Kalanya Juga Orang Tua Harus Melarang Anak Berisik

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Ketika anak berisik karena cuap-cuap atau bernyanyi dengan kata-kata yang kurang jelas, tak sedikit orang tua yang merasa terganggu. Memang, terlalu sering melarang anak bicara berdampak buruk bagi perkembangannya. Meski begitu, bukan berarti anak tidak boleh disuruh diam lho.

"Boleh kok anak disuruh diam. Kita lihat juga situasi dan kondisinya. Kalau di rumah ibadah, otomatis anak kan harus dia,. Nah, ayah atau ibu bisa bilang pada anak nggak boleh berisik karena memang sedang ibadah," kata Psikolog anak dan remaja Anna Surti Arianni, M.Psi.

Sebaliknya, ketika di rumah sebenarnya tidak apa-apa jika anak 'berisik' selama masih dalam kadar yang normal. Namun, ketika memang anak dianggap terlalu berisik dan bisa mengganggu orang lain, tak masalah jika meminta dia untuk menurunkan volume suaranya. Namun, jangan lupa untuk menjelaskan mengapa ia harus menurunkan volume suaranya.

Baca juga: Anak Kecil Terlalu Rajin Bertanya Bukan Berarti 'Berbakat' Cerewet

"Kalau nggak terlalu berisik tapi anak di-sst-in terus efeknya anak merasa nggak diterima orang tuanya," lanjut wanita yang akrab disapa Nina ini, ketika berbincang dengan detikHealth dan ditulis pada Jumat (25/9/2015).

Nah, pada orang tua yang sering menyuruh sang anak diam padahal anak tidak terlalu berisik, bisa juga karena si orang tua merasa depresi. Akibatnya, motivasi untuk mengurus anak menurun dan menjadi malas berhubungan dengan anak sehingga si anak sering sekali disuruh diam.

Dihubungi terpisah, psikolog anak dan remaja sekaligus pengelola sekolah Bestariku, Bintaro, Alzena Masykouri, M.Psi menekankan bahwa sudah seharusnya orang tua menjadi tempat paling aman bagi anak untuk bicara apapun, kapanpun, dan dimana pun.

"Anak perlu belajar cara menyampaikan sesuatu dengan santun. Untuk itu orang tua perlu memberitahu dan melatih anak untuk dapat berkomunikasi secara tepat, dan sesuai dengan situasi," kata wanita yang akrab disapa Zena ini.

Baca juga: Anak Cenderung Cerewet dan Banyak Bertanya, Begini Baiknya Ortu Bersikap

(rdn/up)