Jumat, 13 Nov 2015 07:32 WIB

Setelah 10 Tahun, Bella Akhirnya Bisa Berjalan Berkat Anjing Kesayangan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Facebook
Massachusetts - Di usianya yang baru 10 tahun, Bella Burton sudah merasakan banyak tantangan dalam hidupnya karena terlahir dengan Sindro Morquio. Ini merupakan sebuah kondisi genetik langka yang mempengaruhi pertumbuhan tulang dan membatasi pergerakannya.

Bukan tak bisa berjalan. Pengidap Sindrom Moquio dikatakan kehilangan salah satu enzim penting dalam tubuhnya sehingga mengakibatkan kerusakan organ, mengganggu pertumbuhan tulang, termasuk memicu dwarfisme atau kekerdilan.

"Saya tak bisa berjalan dengan baik," ungkap Bella.


Sang ibu menimpali, putrinya juga tak leluasa beraktivitas di sekolah. "Ia ingin bermain seperti anak-anak lain, lompat-lompatan, berlarian atau petak umpet, tetapi ia tidak bisa," kata sang ibu, Rachel.

Meski telah menjalani 9 kali operasi dan terapi fisik tanpa henti, Bella juga seperti kehilangan harapan. Hingga akhirnya, bocah asal Woburn, Massachusetts ini dipertemukan dengan George, seekor anjing jenis Great Dane.

Anjing seberat 59 kg itu bukan sembarang anjing. Ia telah menjalani pelatihan secara khusus oleh Service Dog Project (SDP) di Ipswich, Massachusetts. Uniknya, setelah 'dipasangkan', si anjing akan dilatih sesuai dengan kebutuhan calon pemiliknya, dan keberadaan mereka terbukti dapat meningkatkan kualitas hidup pemiliknya. Hal ini juga dirasakan sendiri oleh Bella.

Baca juga: Studi: Punya Hewan Peliharaan Bisa Kurangi Alergi pada Anak

Rupanya Bella belajar berjalan dengan menjadikan George sebagai kruk hidup. George memang dilatih khusus untuk menjaga keseimbangan pemiliknya, jadi Bella tinggal bersandar pada tubuh George yang setinggi dirinya ketika melewati lorong sekolah atau naik turun tangga.

"Ia tahu apa yang harus dilakukannya, ia juga hapal kelas-kelas saya," kata Bella seperti dikutip dari Foxnews, Jumat (13/11/2015).

Saat Bella berada di kelas, George akan setia menunggu di luar kelas sembari tidur siang.


Tak disangka meski baru sebulan bersama George, kondisi Bella sudah jauh lebih baik, bahkan bila dibandingkan dengan saat menjalani terapi fisik biasa. Bocah yang kini beranjak 11 tahun itu bisa beraktivitas secara penuh seperti bermain atau mengendarai sepeda, sesuatu yang tidak akan pernah bisa dilakukan Bella sebelum kehadiran George.

Bagi Bella, George bukan sekadar alat bantu berjalannya, tetapi juga sahabatnya. "Saat saya jatuh pun, ia dengan sigap duduk tegak agar saya bisa berpegangan padanya dan mencoba berdiri," tutur Bella.

Baca juga: Berkat Bantuan Anjingnya, Pria dengan PTSD Ini Bisa Bertahan Hidup

Hingga saat ini, SDP terhitung telah menyumbangkan sedikitnya 100 anjing jenis Great Danes kepada para individu yang memiliki keterbatasan mobilitas, semisal anak-anak dengan gangguan fisik tertentu, pasien multiple sclerosis, maupun veteran perang.

(lll/vit)