ADVERTISEMENT

Jumat, 05 Mei 2017 15:32 WIB

Video: Lagu Anak Vs Dewasa, Mana yang Lebih Familiar untuk Anak?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Saat anak mendengarkan lagu/ Foto: 20detik
Jakarta - Apa yang dialami anak dipengaruhi oleh lingkungan di sekitarnya. Termasuk juga lagu-lagu yang mereka dengarkan. Bukan tak mungkin, seiring dengan makin sedikitnya lagu anak-anak, si kecil jauh lebih familiar dengan lagu dewasa.

Psikolog anak dan remaja Ratih Zulhaqqi, M.Psi, dari RaQQi - Human Development & Learning Centre mengatakan anak bisa tahu dan hafal dengan lagu orang dewasa karena dia terekspos dengan lagu tersebut. Bisa juga karena orang-orang di sekitarnya tidak sadar jika yang sering didengar anak adalah lagu untuk orang dewasa.

"Sehingga anak terbiasa dengan lagu-lagu, misalnya lagu yang sering disetel ibunya ya dia senangin. Mungkin juga si anak ini minim dikasih lagu anak-anak. Apalagi emang lagu anak-anak ini makin sedikit ya. Sekarang aja di ajang lomba nyanyi anak-anak, lagu dewasa yang dinyanyiin, jadi ada perubahan kebiasaan," terang Ratih saat berbincang dengan detikHealth.

Baca juga: Jangan Salah, Menyanyi dan Menari Bisa Perkuat Bonding Orang Tua dan Anak Lho

Tapi orang tua tak perlu khawatir, meski lagu anak-anak kini bisa dibilang langka, bukan berarti si kecil tidak bisa dikenalkan dengan lagu-lagu yang sesuai dengan usia mereka. Maka dari itu, dikatakan Ratih orang tua memang sebenarnya mesti kreatif.

"Kalau nggak punya media untuk akses internet buat nonton di youtube, nyanyi aja sebisa ayah ibunya. Nyanyian yang diciptain dadakan, dengan nada apapun asalkan kalimatnya memang gampang dan 'anak-anak' banget, oke juga kok," kata pemilik akun twitter @ratihyepe ini.

Sehingga, Ratih menekankan tidak adanya lagu anak-anak bukan berarti orang dewasa harus memberikan lagu dewasa kepada anak. Ketika anak menyanyikan lagu dewasa, apakah mereka paham dengan makan lagu tersebut, misalnya yang bertemakan jatuh cinta.

Baca juga: Saat Ayah dan Anak yang Sama-sama Tunarungu Bernyanyi dengan Bahasa Isyarat

"Belum tentu dia paham. Apalagi kalau anaknya masih belajar ngomong. Kalau mereka sudah paham contohnya soal cinta, memang beda tiap anak tapi minimal pas pra pubertas, umur 9 tahun mereka udah mulai paham. Sama aja kayak anak yang udah bisa nggodain 'cie cie pacar' itu karena asupan tontonannya dan mereka belum paham makna sebenarnya," tutur Ratih.

Namun, jika anak menanyakan apa itu cinta misalnya, Ayah atau Ibu bisa memberi penjelasan pada mereka bahwa cinta bersifat universal. Sehingga, cinta bisa dalam bentuk cinta pada orang tua, adik, kakak, teman, dan anggota keluarga lain.

Nah, detikHealth dan tim 20 detik mencoba menguji anak soal lagu-lagu yang mereka tahu. Kira-kira, mereka lebih hafal dan tahu lagu dewasa atau anak-anak ya? Simak dalam video berikut ini yuk.





(rdn/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

e-LIfe
×
Perilaku Selingkuh dari Faktor Genetika, Apa Iya?
Perilaku Selingkuh dari Faktor Genetika, Apa Iya? Selengkapnya