Selasa, 16 Apr 2013 14:01 WIB

10 Hal yang Perlu Diperhatikan Orang Tua Baru

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Menjadi orang tua pasti akan memberikan pengalaman baru. Sangat wajar bila ada ketakutan dan kekhawatiran dalam melewati setiap tahap perkembangan si kecil, tetapi tak perlu berlebihan.

Dr Silpha, seorang ahli gizi, konsultan diet dan pendiri dari Nutrilife Health Management memberikan berbagi tips dan fakta mengenai pengasuhan yang dikutip dari Times of India, Selasa (16/4/2013).

1. Latihan Buang Air Sendiri Memakan Waktu?

Jangan berharap terlalu tinggi agar anak dapat buang air sendiri. Butuh waktu dan upaya untuk membiasakan anak bisa buang air kecil maupun besar sendiri di toilet.

"Beberapa anak mungkin akan melakukan hal ini dengan cepat, tetapi jangan samakan pada tiap anak. Bisa saja ini terjadi berjam-jam. Biarkan anak mengambil waktu sendiri, dan tetaplah tenang," kata Dr Shilpa.

2. Gunakan Celana Elastis

Melatih anak untuk berpakaian dan melepaskannya memang sederhana. Tetapi banyak anak yang merasa tidak nyaman dengan kancing dan ritsleting karena memakan waktu dan membuat anak frustasi. Cobalah dengan menggunakan celana dengan karet di pinggang atau celana pendek sampai anak nyaman dengan kacing dan ritsleting.

3. Ketakutan akan Tekhnologi

Teknologi yang serba otomatis ternyata dapat membuat anak memiliki pengalaman buruk. Seperti flusher otomatis bersuara keras, ini akan membuat anak menjadi takut untuk melakukan aktivitas toilet seperti mandi sendiri.

4. Luangkan Waktu Lebih Banyak

Jika ingin mendapatkan perhatian yang dibutuhkan dari anak, maka luangkanlah waktu untuknya. Fokus pada hal-hal yang membuat anak bahagia. Hindari mengerjakan banyak hal atau 'multi-tasking' selagi Anda bermain bersamanya.

5. Mengganti Seprai Lebih Sering

Beberapa anak memakan waktu yang lama untuk tidak mengompol lagi. Jangan berteriak padanya, ini normal. Ketika anak tidur nyenyak tidak dapat dihindari bahwa ia akan mengompol. Sediakan beberapa seprei pengganti agar anak tetap nyaman dalam tidurnya.

6. Mendapat Teman Baru

Dengan memiliki anak, Anda akan mendapatkan teman-teman baru yang merupakan orang tua dari teman anak Anda. Anak akan memperkenalkan Anda pada orang tua temannya baik di taman bermain atau di sekolah.

7. Ruang Tamu yang Berantakan

Jangan heran ketika rumah Anda tak lagi terjaga kerapiannya. Seiring bertumbuhnya anak, Anda akan melihat lemari kosong, pakaian berserakan di lantai, dan anak menemukan jalan ke lantai atau ruangan lain. Tetaplah tenang dan jauhkan benda-benda berbahaya dari jangkauan anak.

8. Anak akan Membuat Ulah

Beberapa orang tua sering berbagi cerita bagaimana anak mereka berulah dan mengamuk pada temannya. Sebagai orang tua ini adalah tugas Anda untuk memberikan batasan untuk menumbuhkan cinta dan memberikan disiplin pada anak.

9. Pekerjaan Ekstra, Harus Lebih Tangguh

Setelah mengambil cuti hamil mungkin yang terbayang dalam benak Anda adalah liburan. Tapi nyatanya tidak demikian, ini bisa saja menjadi sedikit mengerikan. Anda mungkin tidak akan mandi hingga jam 4 sore, menyusui, mengganti popok, dan sebagainya. Tetapi sebelum kembali bekerja Anda akan merasa tidak ingin pergi tanpa anak, karena terasa tak lengkap tanpanya.

10. Semua Terasa Manis Bersamanya

Anda akan mendapatkan banyak momen yang manis bersama anak, bahkan ketika Anda gusar padanya. Saat-saat ini akan menjadi kenangan manis seumur hidup. Setelah berdebat dengan anak, biasanya mereka akan datang dan mendekat mencium dengan hidung mereka dan berkata 'i love you'.



(vit/vit)