Minggu, 25 Feb 2018 20:12 WIB

Selain Waham dan Halusinasi, Ini Penyebab Lain ODGJ Lakukan Kekerasan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Razia terhadap pengidap gangguan jiwa dilakukan di berbagai daerah (Foto: M Rofiq) Razia terhadap pengidap gangguan jiwa dilakukan di berbagai daerah (Foto: M Rofiq)
Jakarta - Waham dan halusinasi yang dialami pasien gangguan jiwa skizofrenia membuat mereka bisa melakukan tindakan kekerasan. Namun selain waham dan halusinasi, pakar mengungkap ada faktor lainnya yang membuat orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bisa saja melakukan kekerasan.

dr Agung Frijanto, SpKJ, Ketua Komite Medik RSJ Soeharto Herdjan, mengatakan layaknya manusia lainnya, pasien gangguan jiwa juga pasti menemui masalah dan mengalami stres. Bedanya, daya tahan stres mereka tidak sebesar orang pada umumnya.

"Jadi manusia itu kan punya kerentanan, apalagi pasien gangguan jiwa. Mereka lazimnya lebih rentan terhadap stressor dan permasalahn," tutur dr Agung, saat ditemui detikHealth di RSJ Soeharto Herdjan, baru-baru ini.

Baca juga: Halusinasi dan Delusi, Penyebab Pasien Skizofrenia Bisa Lakukan Kekerasan

Jika pada orang yang sehat jiwanya, masalah yang dihadapi umumnya dipecahkan dengan dingin dan tenang. Ketika stres dan masalah lain datang, emosi masih bisa dikontrol serta mampu bersabar.

"Nah, kalau gangguan jiwa bisa langsung impulsif tindakannya, langsung emosional dan bahkan memukul meskipun masalahnya sepele atau hal kecil," ungkap dr Agung.

dr Agung menekankan bahwa di sinilah pentingnya pengobatan dan perawatan pada pasien gangguan jiwa. Dengan pengobatan dan perawatan, pasien tak hanya diberi obat untuk mengatasi keluhannya, namun juga diterapi perilakunya.

"Dengan pengobatan, perawatan dan terapi, pasien gangguan jiwa bisa sembuh dan berfungsi normal," tutupnya.

Baca juga: Suka Sebar Isu Hoax Disebut Gangguan Jiwa? Ini Komentar Dokter

(mrs/up)
News Feed