Senin, 26 Feb 2018 16:35 WIB

Wah, Ada Daycare Khusus Bagi ODGJ di RSJ Soeharto Heerdjan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Peserta daycare ODGJ RSJ Soeharto Heerdjan sedang menyiapkan risoles untuk dijual. Foto: Rifkianto Nugroho Peserta daycare ODGJ RSJ Soeharto Heerdjan sedang menyiapkan risoles untuk dijual. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Berbicara daycare, yang terbesit di benak adalah tempat penitipan anak saat orang tua bekerja. Namun di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeharto Heerdjan, daycare yang ada bukan untuk anak-anak, namun khusus bagi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RSJ Soeharto Heerdjan, dr Savitri W. Kamarudin, SpKJ, mengatakan daycare merupakan salah satu program rehabilitasi psikososial. Fungsinya adalah melatih ODGJ yang sudah menyelesaikan pengobatannya untuk bisa mandiri sebelum kembali ke masyarakat.

Baca juga: Saran Dokter Jiwa Jika Menemukan ODGJ yang Telantar di Jalanan

"Jadi rehab psikososial itu memperbaiki fungsi-fungsi ODGJ. Dengan rehab psikososial diharapkan berfungsi lagi di masyarakat, bisa mandiri, menyokong dirinya sendiri, dan tak menutup kemungkinan membantu keluarga," ujar dr Savitri, ditemui di RSJ Soeharto Heerdjan, Senin (25/2/2018).

Disebut daycare karena para ODGJ yang mengikuti rehabilitasi psikososial sejatinya sudah pulih dan bukan lagi merupakan pasien rawat inap RSJ Soeharto Heerdjan. dr Savitri menyebut saat ini sekitar 20 orang menjadi peserta daycare rehabilitasi psikososial.

detikHealth berkesempatan melihat bagaimana daycare berlangsung. Rangkaian aktivitas mulai dari relaksasi hingga program-program pengembangan minat dan bakat dilakukan oleh para ODGJ tanpa kendala.

Peserta daycare RSJ Soeharto Heerdjan memasak risoles didampingi volunteerPeserta daycare RSJ Soeharto Heerdjan memasak risoles didampingi volunteer Foto: Rifkianto Nugroho

Di kelas tata boga misalnya, para ODGJ terlihat membuat risoles. Risoles ini nantinya akan dijual oleh mereka di RH Corner, kantin khusus yang pegawainya, termasuk kasir dan pelayan, merupakan peserta daycare ODGJ.

Selain tata boga, daycare juga memiliki kelas lainnya seperti kelas seni, kelas pelatihan cleaning service, kelas gardening, hingga kelas keagamaan. Kelas-kelas ini diikuti oleh para peserta daycare ODGJ sesuai pilihan masing-masing.

Peserta daycare RSJ Soeharto Heerdjan mengantarkan pesanan risolesPeserta daycare RSJ Soeharto Heerdjan mengantarkan pesanan risoles Foto: Rifkianto Nugroho

Koordinator Rehabilitasi Psikososial RSJ Soeharto Heerdjan, Ns Salamiyah, Msi, menyebut stigma soal ODGJ yang tidak berdaya dan tidak produktif sangat tidak benar. Dengan tahapan pengobatan dan perawatan di rumah sakit, ODGJ bisa pulih dan berfungsi dengan baik di masyarakat.

"Banyak sekali mantan pasien kita ODGJ yang sukses, mulai dari buka usaha air isi ulang, menyelesaikan kuliah, hingga buka toko sembako. Salah satunya bahkan sudah menikah dan kini menjadi volunteer mengajar kelas bahasa Inggris," tuturnya.

Baca juga: Kata PDSKJI Soal Sebutan 'Orang Gila' pada Pengidap Gangguan Jiwa

(mrs/fds)
News Feed