Selasa, 27 Feb 2018 07:27 WIB

Dokter Jiwa Tekankan Besarnya Peran Keluarga dalam Upaya Pemulihan ODGJ

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Pemulihan pasien dengan gangguan jiwa lebih maksimal jika dibantu oleh keluarga. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Dengan menjalani pengobatan dan melakukan perawatan di rumah sakit, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) bisa kembali pulih dan kembali berfungsi di masyarakat. Namun, upaya-upaya tersebut tidak akan bertahan lama tanpa adanya dukungan dari keluarga.

dr Savitri W. Kamarudin, SpKJ, Kepala Instalasi Rehabilitasi Psikososial RSJ Soeharto Heerdjan, mengatakan peran keluarga sangat penting dalam upaya pemulihan ODGJ. Karena itu, edukasi soal penyakit ODGJ juga dilakukan kepada keluarga, tak hanya pada pasien.

Baca juga: Foto: Tak Berbeda, Begini Keseharian Pasien Rumah Sakit Jiwa

"Orang dengan gangguan jiwa di rumah sakit hanya sebentar, setelah selesai pengobatan dan perawatannya, akan kembali ke keluarga," ungkap dr Savitri, saat ditemui di RSJ Soeharto Heerdjan, Grogol, Jakarta Barat.

"Karena itu peran keluarga penting, supaya mereka punya orang yang bisa berbagai cerita dan keluh kesah. Jadi mereka tidak merasa sendiri dalam menjalani upaya pemulihannya," tambahnya lagi.

Dijelaskan dr Savitri, kasus di mana ODGJ yang sudah menunjukkan tanda-tanda pulih ketika di rumah sakit namun kembali kambuh ketika pulang cukup banyak. Salah satu sebabnya adalah kurangnya perhatian keluarga terhadap kondisi yang dialami oleh ODGJ.

Baca juga: Wah, Ada Daycare Khusus Bagi ODGJ di RSJ Soeharto Heerdjan

Koordinator Rehabilitasi Psikososial RSJ Soeharto Heerdjan, Ns Salamiyah, Msi, menyebut bisa saja pasien kambuh dan kembali menunjukkan gejala gangguan jiwa karena keluarga lupa mengingatkan soal konsumsi obat.

Penyebab lainnya mungkin kurangnya pemahaman keluarga terhadap kondisi yang dialami ODGJ. Pasien skizofrenia misalnya, bisa mendengar halusinasi atua mengalami waham yang jika tak diperhatikan oleh keluarga, bisa luput dan membuat pasien kambuh.

"Makanya penting juga edukasi keluarga. Kita kasih tahu, kalau gejala kambuhnya seperti apa, kalau kambuh apa yang harus dilakukan. Kalau support keluarga bagus, ODGJ-nya bisa berfungsi baik, periksa dan rawat jalan sendiri ke rumah sakit juga bisa," tandasnya.

Baca juga: Foto: Masak Hingga Jualan di Kelas Daycare ODGJ (mrs/up)