Selasa, 13 Mar 2018 14:15 WIB

Karena Lifestyle, Jumlah Pasien Kanker Bisa Capai 10,6 Juta di 2030

Widiya Wiyanti - detikHealth
Dengan gaya hidup saat ini diprediksi pasien kanker di Asia akan terus meningkat. (Foto: Widiya Wiyanti) Dengan gaya hidup saat ini diprediksi pasien kanker di Asia akan terus meningkat. (Foto: Widiya Wiyanti)
Jakarta - Penyakit kanker merupakan penyakit yang mematikan, di mana penyakit ini bisa menyerang siapa saja di berbagai usia. Berdasarkan jurnal yang dipublikasikan di BMC Med menyatakan bahwa pasien kanker di Asia akan meningkat hingga 10,6 juta pada tahun 2030.

Angka yang cukup mengkhawatirkan karena terhitung menjadi setengah dari kasus kanker di dunia. dr Chuan Kit Foo, Kepala Bidang Pengobatan, Bayer Pharmaceuticals Divisi Asia/Pacific mengatakan bahwa pasien kanker meningkat kebanyakan disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat.

"Rata-rata faktor terbesar itu disebabkan oleh lifestyle. Terutama pada apa yang dimakan," ujarnya kepada detikHealth saat ditemui di Hotel Fullerton Singapura, Selasa (13/3/2018).

Gaya hidup masyarakat yang tidak memerhatikan asupan gizi serta kurangnya gerak menjadi pemicu besar dari penyakit kanker ini. Selain itu, dokter yang akrab disapa Kit juga menyebutkan bahwa angka ini disumbang lebih besar oleh populasi lansia.

"10,6 juta bukan hanya yang tua, tapi yang muda juga. Tapi yang paling banyak terkena kanker itu di usia tua," tuturnya.

Lantas, bagaimana cara mencegah agar kanker tidak menjangkiti kita? dr Kit mengatakan bahwa tidak ada hal yang bisa kita lakukan, kecuali mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat.

"Lagi lagi lifestyle yang sehat, karena setiap kanker trigger-nya berbeda-beda," tandasnya.
(wdw/fds)
News Feed