Senin, 19 Mar 2018 13:08 WIB

Industri Alkes Dalam Negeri Meningkat, Menkes: Kenapa Harus Impor?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Frieda Isyana Putri/detikcom Foto: Frieda Isyana Putri/detikcom
Jakarta - Pada awal tahun 2018, perkembangan industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri mengalami peningkatan. Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, kenaikan yang dialami sebesar 25% atau menjadi 242 industri dari tahun lalu dan memproduksi alkes sebanyak 294 jenis.

Kebutuhan Alkes meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan pelayanan kesehatan, terutama dalam memenuhi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Namun demikian, perkembangan industri alkes ini diharapkan bisa mencapai Universal Health Coverage (UHC) pada 2019.

"Kita harus akui kebanyakan alat-alat kesehatan ini kan masih impor, apalagi dengan kemajuan teknologi untuk kelangsungan hidup tinggi sekali," tutur Nila Moeloek, Menteri Kesehatan RI, pada pembukaan workshop Peningkatan Kemanfaatan Alat Kesehatan Dalam Negeri di Jakarta Selatan, Senin (19/3/2018).


"Peningkatan ini menggambarkan potensi perkembangan industri alat kesehatan, tentunya harus sejalan dengan peningkatan teknologi produk alat kesehatan nasional," lanjutnya.

Ke depannya, industri alkes dalam negeri ini akan diarahkan melalui pengembangan yang inovatif berbasis riset. Ada beberapa lembaga riset seperti BATAN dan BPPT serta pendidikan tinggi di Indonesia seperti UGM dan ITB yang terlibat sebagai sumber munculnya riset-riset inovatif di bidang alat kesehatan.


Alkes berbasis riset membutuhkan tahapan uji klinik dalam memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat. Untuk memfasilitasi uji klinik itu, Kemenkes menerbitkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) nomor 63 tahun 2017 tentang Cara Uji Klinik Alat Kesehatan yang Baik yang di dalamnya terdapat penjelasan dua jenis uji klinik, yakni uji klinik pra pemasaran dan pasca pemasaran.

"Saya motivasi dan saya dorong terus. Sudah beberapa kali lipat mereka (industri alkes) meningkat dan saya kira betul. Mengapa kita harus impor?" tegas Menkes Nila.


Diharapkan pengembangan industri alkes dalam negeri ini dapat menghasilkan alkes yang aman, bermutu dan bermanfaat. Sehingga alkes karya anak bangsa ini bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat menuju kemandirian Alkes di Indonesia. (Frieda Isyana Putri/up)
News Feed