Selasa, 20 Mar 2018 15:35 WIB

Jantungmu Berdetak Lebih Kencang Atau Melambat? Ini Mungkin Alasannya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Perubahan detak jantung bisa disebabkan beberapa faktor. Foto: thinkstock Perubahan detak jantung bisa disebabkan beberapa faktor. Foto: thinkstock
Jakarta - Jantung adalah organ yang paling penting di tubuh manusia. Saat berdetak, itu tandanya jantung tengah memompa darah ke seluruh tubuh.

Detak jantung merupakan kunci penting dalam kesehatan jantung. Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of American College of Cardiology, detak jantung dapat menjadi prediktor penting pada angka kematian.

Secara normal, jantung berdetak 60-100 per menit bergantung pada usia dan kebugaran fisik setiap individu. Namun jika detak jantung tidak berada pada rentang tersebut atau tidak seperti biasanya, mungkin saja dipengaruhi faktor-faktor berikut.


1. Tidak cukup berolahraga

Gaya hidup sehat dan aktif berolahraga sangat memengaruhi kerja jantung. Orang yag tidak aktif, maka bisa membuat jantung lebih lemah karena tidak biasa bekerja secara optimal.

Olahraga secara teratur bisa mengurangi risiko penyakit jantung dan meningkatkan efisiensi jantung. The American Heart Association merekomendasikan seseorang berolahraga selama 30 menit sehari dan lima kali dalam seminggu.

2. Stres dan depresi

Saat detak jantung meningkat, mungkin saja disebabkan oleh stres dan depresi. Karena ketika stres, tubuh akan bekerja esktra keras dan membuat jantung berdetak lebih cepat.

Maka dari itu, stres dan depresi sangat berhubungan erat dengan faktor risiko penyakit kardiovaskular.

3. Mengonsumsi obat-obatan

Mengonsumsi beberapa jenis obat bisa mengubah detak jantung. Menurut profesor dan ahli kardiologi dari University of California, San Diego, Pam R. Taub, MD, obat jenis beta blocker dan calcium blocker bisa menurunkan detak jantung.

4. Kehamilan

Selama masa kehamilan, darah dipompa oleh jantung lebih meningkat dari biasanya. Karena volume darah yang besar, maka detak jantung juga meningkat lebih 15-20 detak per menit di trimester pertama.

(wdw/up)
News Feed