Selasa, 27 Mar 2018 10:08 WIB

Batuk Selama 4 Bulan, Ternyata Tulang Rahang Tersangkut di Tenggorokan

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Hasil pemindaian memperlihatkan adanya penyumbatan di saluran napas. Foto: BMJ Case Reports Hasil pemindaian memperlihatkan adanya penyumbatan di saluran napas. Foto: BMJ Case Reports
Jakarta - Seorang pria batuk-batuk selama kurang lebih 4 bulan. Pria berusia 21 tahun asal Jepang yang tak disebutkan namanya tersebut mengeluh batuknya tak kunjung reda meski sudah berulang kali berobat ke dokter.

Tak mempan dengan obat-obatan, dokter pun melakukan serangkaian pemeriksaan dan pemindaian. Pria tersebut diketahui sempat mengalami kecelakaan kendaraan bermotor beberapa bulan sebelumnya.


Penyebab batuknya pun terjawab. Pemindaian CT Scan menunjukkan bahwa ada objek berwarna putih dan bertekstur keras tersangkut di saluran napasnya.

Ternyata objek tersebut adalah potongan tulang rahangnya yang masuk ke saluran napas saat kecelakaan terjadi. Diduga, pria tersebut tak sengaja menghirup potongan tulangnya saat tak sadarkan diri usai kecelakaan.

Di dunia medis, hal ini dikenal sebagai endobronchial foreign bodies (EFB), yakni kondisi di mana benda asing masuk ke saluran napas dan menyebabkan masalah kesehatan. Umumnya, EFB disebabkan oleh makanan atau ketika membersihkan gigi.

Pecahan tulang rahang yang tersangkutPecahan tulang rahang yang tersangkut Foto: BMJ Case Reports


"Dan kasus seperti ini lebih sering terjadi pada anak-anak. Namun pada korban kecelakaan, gigi atau bahkan bagian dari kendaraan bisa saja masuk ke saluran napas tanpa sengaja. Kami baru pertama kali ini menemukan adanya pecahan tulang manusia yang menyebabkan EFB," tulis dr Kouko Hidaka, dalam laporannya di BMJ Case Report.

Pecahan tulang tersebut pun dikeluarkan dari saluran napas. Setelah itu, pasien mengaku tidak lagi mengalami batuk yang mengganggu. Hanya saja dokter masih akan melakukan pemeriksaan hingga satu bulan ke depan untuk melihat apakah ada efek lanjutan.

(mrs/up)
News Feed