Jumat, 20 Apr 2018 09:05 WIB

Berikan Liur Anjing Rabies ke Anak, Wanita Ini Dapat Kecaman

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabies dapat menular dari gigitan atau liur anjing yang terinfeksi. (Foto: ilustrasi/Mindra P) Rabies dapat menular dari gigitan atau liur anjing yang terinfeksi. (Foto: ilustrasi/Mindra P)
Jakarta - Seorang wanita bernama Anke Zimmermann dari Kanada menjadi sorotan setelah dirinya mengunggah cerita bagaimana ia menangani seorang anak umur empat tahun dengan masalah perilaku agresif. Dalam cerita yang kini viral, Anke mengaku menggunakan liur anjing rabies sebagai obat.

Anke sendiri adalah seorang penganut naturopathy yang biasa memberikan terapi obat-obatan hanya dari bahan alami. Menurut Huffington Post Anke sudah melakukan ini selama 26 tahun.

Nah pada kasus anak empat tahun dengan masalah perilaku Anke menduga dirinya kemungkinan agresif karena dulu pernah digigit anjing. Sang anak yang diketahui bernama Jonah dideskripsikan juga memiliki perilaku seperti anjing dengan menggeram, menjilati ibunya, dan suka daging merah.



"Jonah jelas dalam kondisi anjing, anjing yang sedikit rabies lebih tepatnya," kata Anke.

"Saya memutuskan untuk memberikan obat homeopati dari liur anjing rabies. Anjing yang menggigit Jonah mungkin baru mendapat vaksin rabies atau gigitan dari anjing itu sendiri memengaruhinya dengan racun rabies," lanjutnya.



Dalam tulisan, Anke mengaku Jonah membaik setelah diberikan obat dari liur anjing rabies bernama lyssin. "Dalam hitungan menit Jonah tersenyum pada saya dengan lebar dan indah, seperti lampu dalam dirinya baru dinyalakan."

Menanggapi hal ini petugas kesehatan Kanada khawatir Anke malah membahayakan orang lain. Bila orang lain terpapar liur dari hewan dengan rabies justru ada risiko untuk dirinya terinfeksi penyakit tersebut.



"Rabies adalah penyakit menular serius yang secara umum membahayakan bagi manusia dan anjing. Penyakit ini menyebar lewat liur anjing yang terinfeksi," kata Bonnie Henry dari Dinas Kesehatan British Columbia seperti dikutip dari Fox News, Jumat (20/4/2018). (fds/fds)
News Feed