Minggu, 22 Apr 2018 10:07 WIB

Pentingnya Peran Keluarga untuk Atasi Anoreksia Remaja

Muhammad Luthfi Nasution - detikHealth
Anoreksia tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga pada anak-anak dan remaja Foto: Thinkstock Anoreksia tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga pada anak-anak dan remaja Foto: Thinkstock
Jakarta - Anoreksia tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi juga pada anak-anak dan remaja. Penyakit ini membuat pengidapnya akan selalu ngeluarkan apapun yang dimakannya.

Pada remaja hal ini sering terjadi bagi mereka yang melakukan diet ketat ataupun karena pengaruh psikologi mereka. Anak remaja yang mengalami Anoreksia tentu tubuhnya akan kurus dan selalu sulit untuk makan, sehingga berisiko mengalami kekurangan gizi dan malnutrisi.


Stewart Agras, MD, Professor Emeritus of Psychiatry and Behavioral Sciences dari Stanford University pengobatan anoreksia yang lebih baik adalah terapi dengan keluarga, di mana orang tua dapat membantu berat badan anak mereka kembali normal.

"Anak-anak dan remaja pengidap anoreksia ini rentan dengan kebiasaan makan yang buruk, karena mereka akan selalu memuntahkan dan mencoba mengeluarkan makanan tersebut. Orang tua membutuhkan kesabaran dan tentu pendekatan khusus dengan treatment yang tepat untuk anak yang mengidap anoreksia," ungkapnya, dalam studi yang diterbitkan di jurnal JAMA Psychiatry.

Pada penelitian yang dilakukan secara acak terhadap 164 pasien di enam lokasi di Amerika Serikat dan Kanada, peneliti membentuk dua bentuk pengobatan anoreksia yang melibatkan anak dan keluarga mereka. Salah satunya dengan melakukan pendekatan pada orang tua untuk membantu anak-anak mereka makan secara normal dan mendapatkan kembali berat badan dengan pengobatan di rumah.

Selain itu, dilakukan juga penelitian dengan dinamika keluarga yang mengalami kondisi lebih sulit. Hampir 90 persen pasien adalah perempuan dengan rentang usia 12-18 tahun. Pada awal penelitian, semua pasien memiliki berat badan lebih rendah 75 persen dari berat badan ideal.

Selama penelitian ini, semua pasien didampingi setidaknya satu orang tua yang setuju untuk berpartisipasi dalam pengobatan. Hasil penelitian membuktikan pasien yang diobati dengan pendekatan bersama orang tua justru memperoleh berat badan normal lebih cepat dan membutuhkan lebih sedikit perawatan di rumah sakit.

Perhatian khusus yang dilakukan orang tua dan memberikan nutrisi serta jadwal makan yang tepat bisa membuat pasien anoreksia ini tetap terkontrol. Komunikasi yang menghangatkan antara orang tua dan anak remaja, membuktikan jika terapi yang dilakukan bersama keluarga lebih efektif dan tepat dalam mengembalikan berat badan normal pada pengidap anoreksia.



(mrs/mrs)
News Feed