Selasa, 24 Apr 2018 16:44 WIB

Telan Air Kolam Renang, Bocah 4 Tahun Kena Infeksi Paru

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Facebook/Lacey Grace Foto: Facebook/Lacey Grace
Jakarta - Anak-anak memang rentan terhadap kecelakaan baik kecil maupun besar. Pengawasan ketat dari orang tua atau pendamping sangat diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

Seperti yang dialami oleh Lacey Grace ketika mengajak anak perempuanya, Elianna, yang berumur 4 tahun bermain di kolam renang di rumah orang tuanya pada 14 April lalu. Elianna terserang pneumonia atau peradangan paru akut ketika tak sengaja menelan air kolam renang.

Lacey mengunggah cerita itu lewat akun Facebooknya dan menyebut kejadian tersebut dengan kecelakaan ganjil. Saat itu Elianna sedang bermain menggunakan pool noodle di kolam tersebut.


Pool noodle adalah sebuah pelampung berbahan gabus polyethylene berbentuk silinder. Selain digunakan sebagai pelampung, anak-anak biasa menggunakannya untuk bermain 'tiup-sedot' air.

Kebetulan Elianna sedang bermain bersama beberapa anak lain, dan kebetulan saat ia sedang giliran untuk menghirup, tak sengaja anak lain itu malah meniup air keras-keras.

"Ini menyebabkan air kolam langsung masuk ke dalam tenggorokan Elianna. Ia langsung muntah, tapi tak menunjukkan gejala-gejala yang aneh hingga dua hari kemudian ia mengalami demam," tulis Lacey pada unggahan bertanggal 19 April tersebut.

Seperti orang tua kebanyakan mereka tidak terlalu khawatir karena anak-anak memang sering mengalami demam. Namun beberapa hari setelahnya ia membawa Elianna ke sebuah klinik, dokter menyuruhnya membawa anaknya ke Unit Gawat Darurat (UGD).

Denyut jantungnya sangat tinggi, level oksigennya sangat rendah dan kulitnya berubah menjadi ungu yang kemudian diduga adanya infeksi kimia. Di UGD ia menjalani x-ray dada dan hasilnya menunjukkan ada peradangan dan infeksi yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia dari kolam.

"Elianna didiagnosis dengan pneumonia aspirasi dan kini sedang dirawat dengan terapi oksigen dan mengandalkannya untuk bernapas," tulis ibunya.

Elianna harus terbaring selama beberapa hari untuk pemulihan dengan terapi oksigen di Sarasota Memorial Hospital. Keluarganya berharap antibiotik dapat membantu paru-parunya kembali sembuh dan 'menyingkirkan' bahan-bahan kimia dari kolam renang.

Hidup Elianna bergantung pada selang oksigen agar paru-parunya berfungsi.Hidup Elianna bergantung pada selang oksigen agar paru-parunya berfungsi. Foto: Facebook/Lacey Grace


Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kolam renang memiliki banyak parasit yang disebut Cryptosporidium atau Crypto. Parasit ini menyebabkan diare ketika seseorang tak sengaja menelan air yang terkontaminasi kotoran dari orang yang sakit.

Tak hanya Crypto, beberapa infeksi seperti E. coli atau Hepatitis A juga dapat ditularkan lewat kotoran yang bisa ditelan oleh orang lain.


"Infeksi lainnya, seperti swimmer's ear atau radang telinga luar, terjadi karena bakteri masuk ke dalam telingamu lewat air dan kemudian bertumbuh, menyebabkan bengkak yang nyeri," kata Federico Laham, MD, direktur dari Orlando Health Arnold Palmer Hospital Infectious Diseases, demikian dikutip dari Fox News.

Lacey menyarankan dalam unggahannya kepada semua orang tua untuk segera bertindak dan berikan pertolongan medis kepada anak-anaknya jika tak sengaja menelan air terlalu banyak.

"Aku bertanya-tanya jika aku membawanya (ke dokter) di hari Senin, apakah ia akan baik-baik saja? Dan aku bertanya-tanya jika aku menundanya apa yang akan terjadi. Sungguh mengerikan," tutup Lacey.

(Frieda Isyana Putri/fds)
News Feed